Efek Mengunyah Mentimun (Cucumis sativus) terhadap Laju Alir dan pH Saliva

  • Sischa Ramadhani
  • Shanty Chairani PSKG FK Universitas Sriwijaya
  • Tyas Hestiningsih
Keywords: saliva, Cucumis sativus, mengunyah, laju alir, pH

Abstract

Saliva terstimulasi dengan laju alir yang tinggi akan meningkatkan kandungan buffer di saliva sehingga dapat meningkatkan pH rongga mulut. Salah satu upaya meningkatkan laju alir adalah dengan mengunyah makanan kaya serat seperti mentimun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek mengunyah mentimun terhadap perubahan laju alir dan pH saliva. Penelitian eksperimental dengan rancangan pretest-posttest with control group ini melibatkan 20 subjek yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang mengunyah mentimun dan kelompok kontrol yang mengunyah Arabic gum. Pengunyahan dilakukan selama 30 kali. Saliva dikumpulkan sebelum dan sesudah mengunyah dengan metode spitting selama 5 menit. Laju alir saliva didapat dengan mengukur volume saliva dalam ml/menit. pH saliva diukur menggunakan pH meter. Data dianalisis menggunakan uji T, Wilcoxon dan Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengunyah mentimun, terjadi peningkatan yang bermakna dari laju alir dan pH saliva (p<0.05). Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara laju alir dan pH saliva  setelah mengunyah pada kedua kelompok (p>0.05). Dapat disimpulkan bahwa mengunyah mentimun dapat meningkatkan laju alir dan pH saliva.

Published
2019-12-25
Section
Original Article