Tingkat pengetahuan dan perilaku terhadap status kebersihan gigi dan mulut pengguna piranti ortodontik cekat pada mahasisa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

  • Christina Immee Wijanarko Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Steffano Aditya Handoko Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Louise Cinthia Hutomo Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Abstract

ABSTRAK :
Latar belakang: Mahasiswa bidang kesehatan akan memberikan pendidikan dan panduan kepada masyarakat mengenai kebersihan gigi dan mulut. Sebelum terjun ke masyarakat, penting untuk mengetahui tingkat pengetahuan, perilaku dan status kebersihan gigi dan mulut mereka sendiri, terutama bagi pengguna piranti ortodonti cekat yang memerlukan perhatian khusus.
Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku terhadap status kebersihan gigi dan mulut pengguna piranti ortodontik cekat pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan jumlah sampel 69 responden yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana pengguna piranti ortodonti cekat yang dipilih dengan teknik total sampling. Responden diberikan kuesioner kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan status kebersihan gigi dan mulut. Data yang didapat dianalisis secara univariabel dan bivariabel dengan pendekatan cross sectional dan analisis chi square.
Hasil: Terdapat 31 orang (45%) yang memiliki status kebersihan gigi dan mulut buruk. Uji analisis menyatakan bahwa hubungan antara tingkat pengetahuan dan status kebersihan mendapat perolehan nilai p 0,000 dan hubungan antara perilaku dan status kebersihan mendapat perolehan nilai p 0,048.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku terhadap status kebersihan gigi dan mulut pengguna piranti ortodonti cekat pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Kata kunci: pengetahuan, perilaku, status kebersihan, ortodontik cekat.

ABSTRACT :
Background : Medical students will provide education and guidance to the community about oral hygiene. Before entering the community, it’s important to know their level of knowledge, behavior and oral hygiene status, especially for fixed orthodontic appliance users that require special attention.
Objective : The purpose of this research was to determine the relationship between the level of knowledge and behavior with oral hygiene status of students using fixed orthodontic appliance at Faculty of Medicine Udayana University.
Methods : The research method used observational analytic with total sample of 69 respondents from students using fixed orthodontic appliance at Faculty of Medicine Udayana University that selected with total sampling technique. Respondents were given questionnaires and followed by examination of oral hygiene status. The data were analyzed univariable and bivariable with cross sectional approach and chi square analysis.
Result : There are 31 students (45%) with poor oral hygiene. The result of this research showed the value of relationship between knowledge and oral hygiene status was p = 0.000 and the value of relationship between behavior and oral hygiene status was p = 0,048.
Conclusion : There is a relationship between knowledge and behaviour with oral hygiene status of students using fixed orthodontic appliance at Faculty of Medicine Udayana Univeristy.
Keywords : knowledge, behavior, oral hygiene status, fixed orthodontic.

Author Biographies

Christina Immee Wijanarko, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Steffano Aditya Handoko, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Louise Cinthia Hutomo, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Published
2020-04-02
Section
Original Article