Perubahan dimensi hasil cetakan alginat setelah perendaman dalam larutan desinfektan rebusan daun alpukat (Persea Americana)

  • Ni Wayan Florina Warashanti Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
  • drg. Desak Nyoman Ari Susanti Departemen Prostodonsia Gigi, Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
  • drg. Ni Kd Fiora Rena Pertiwi, M.Biomed Departemen Periodonsia Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Keywords: perubahan dimensi, alginat, daun alpukat

Abstract

Background: One of the important steps in many dental procedures is an impression. The impression process must be carried out using accurate materials because the impression results must represent the structure of the oral cavity accurately. The material that is widely used is alginate. The process of printing with alginate is one source of cross-infection so that after the alginate is removed from the oral cavity, disinfection must be carried out. Disinfection can be done by soaking in a decoction of avocado leaves. However, the immersion process can cause the alginate mold to change dimensions due to the characteristics of the alginate, namely syneresis and imbibition.

Objective: This study aims to determine the effect of immersing alginate molds in avocado leaf stew on changes in dimensions.

Methods: The design of this research is Posttest Only Control Group Design. The sample of this research is 36 pieces of gypsum model from alginate mold.

Results: based on the results of the analysis using the parametric test (One Way Anova test) it was found that the p value > = 0.05 in all group comparisons, i.e. there was no change in the dimensions of the alginate prints after soaking in the disinfectant ingredients decoction of avocado leaves 25%, 50% , 100% for 5 and 10 minutes.

Conclusion: based on the results of this study, it was concluded that immersion in a decoction of 25%, 50%, 100% avocado leaf disinfectant for 5 or 10 minutes did not change the dimensions of the alginate impressions.

 

Latar Belakang: Salah satu tahapan penting dalam banyak prosedur kedokteran gigi adalah pencetakan. Proses pencetakan harus dilakukan menggunakan bahan yang akurat karena hasil cetakan harus merepresentasikan struktur rongga mulut secara akurat. Bahan yang banyak digunakan adalah alginat. Proses pencetakan dengan alginat merupakah salah satu sumber infeksi silang sehingga setelah alginat dikeluarkan dari rongga mulut harus dilakukan desinfeksi. Desinfeksi bisa dilakukan dengan perendaman dalam rebusan daun alpukat. Namun proses perendaman dapat menyebabkan cetakan alginat berubah dimensi akibat sifat khas alginat yaitu sinersis dan imbibisi.

Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman cetakan alginat dalam rebusan daun alpukat terhadap perubahan dimensinya.

Metode: Desain penelitian ini adalah Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah 36 buah model gipsum dari cetakan alginate.

Hasil: berdasarkan hasil analisis menggunakan uji parametric (Uji One Way Anova) didapat bahwa nilai p > α = 0,05 pada semua perbandingan kelompok, yaitu tidak ada perubahan dimensi hasil cetakan alginat setelah direndam dalam bahan desinfektan rebusan daun alpukat 25%, 50%, 100% selama 5 dan 10 menit.

Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan perendaman dalam bahan desinfektan rebusan daun alpukat 25%, 50%, 100% selama 5 maupun 10 menit tidak menyebabkan perubahan dimensi hasil cetakan alginat.

Author Biographies

Ni Wayan Florina Warashanti, Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

drg. Desak Nyoman Ari Susanti, Departemen Prostodonsia Gigi, Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Departemen Prostodonsia Gigi, Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

drg. Ni Kd Fiora Rena Pertiwi, M.Biomed, Departemen Periodonsia Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Departemen Periodonsia Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Published
2021-11-15
Section
Original Article