Lebih dari tiga minggu setelah tragedi di Crans-Montana yang menyebabkan 40 orang tewas pada Malam Tahun Baru, 70 orang yang terluka masih dirawat di rumah sakit di Swiss dan luar negeri, menurut penghitungan yang dilakukan oleh AFP. Secara rinci, 26 orang yang terluka masih dirawat di rumah sakit Swiss minggu ini: 12 di Zurich, 10 di Lausanne, dua di Valais (tempat Crans-Montana berada) dan dua di Jenewa.
Sementara itu, Kantor Federal untuk Perlindungan Penduduk (OFPP) mengindikasikan bahwa 44 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit di lembaga khusus di Jerman, Belgia, Prancis, dan Italia. Di antara mereka, menurut OFPP, adalah 18 orang asing, 17 orang Swiss, dan sembilan orang asing yang berdomisili di Swiss.
Orang yang terluka parah
Rumah sakit dan otoritas wilayah umumnya tidak memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan pasien, namun otoritas lokal mengindikasikan setelah tragedi tersebut bahwa banyak korban luka berada dalam kondisi sakit parah. Pada tanggal 5 Januari, polisi wilayah Valais mengindikasikan bahwa 83 orang dirawat di rumah sakit di Swiss dan luar negeri. Di antara 116 orang yang terluka adalah 69 orang Swiss, 23 orang Perancis dan 12 orang Italia, termasuk warga negara ganda.
Kebakaran di bar Constellation, yang sebagian besar menimpa remaja dan dewasa muda, menurut penyelidikan disebabkan oleh percikan api dari lilin “air mancur” yang menyulut busa penyerap suara di langit-langit ruang bawah tanah bangunan tersebut. Investigasi harus mengungkap keadaan sebenarnya dari kebakaran tersebut, penghormatan terhadap standar oleh pemilik dan berbagai tanggung jawab, sementara pemerintah kota Crans-Montana telah gagal melakukan pemeriksaan keselamatan dan kebakaran di bangunan tersebut sejak tahun 2019.
Pasangan Jacques dan Jessica Moretti, pemilik bar asal Perancis, diperiksa minggu ini mengenai fakta tersebut oleh pengadilan di wilayah Valais. Dalam penahanan preventif, Moretti bisa segera dibebaskan setelah pembayaran jaminan sebesar 200.000 franc Swiss (sekitar 215.000 euro).












