
Pada tanggal 8 April 1946, lahirlah undang-undang nasionalisasi energi EDF dan GDF. Delapan dekade kemudian, ketika listrik dan gas telah dibuka untuk pasar, kelompok sayap kiri dan CGT menyerukan penemuan kembali esensi pelayanan publik yang melayani kepentingan umum dan kedaulatan.












