Barcelona terus berupaya menstabilkan keuangan mereka, dan laporan terbaru dari SPORT menjelaskan tujuan ekonomi utama klub menjelang jendela transfer musim panas.
Teh Blaugrana bertekad untuk kembali ke aturan financial fair play 1:1 di LaLiga, sebuah pencapaian yang mereka yakini sangat penting untuk memperkuat skuad, terutama di lini serang.
Saat ini Barcelona masih beroperasi di luar aturan 1:1, namun hal itu tidak menghentikan mereka untuk beraksi di pasar Januari.
Klub akan meminjam Joao Cancelo, mengambil keuntungan dari absennya Andreas Christensen dalam jangka panjang.
Tujuan Barcelona yang lebih besar
Namun, gambaran yang lebih besar terfokus pada musim panas. Secara internal, klub melihat kembalinya aturan 1:1 sebagai hal yang penting, terutama jika mereka ingin merekrut striker papan atas.
Sumber di dalam klub tetap yakin bahwa tujuan ini akan tercapai, mengingat kemajuan terkini dan kesepakatan yang telah menjadi landasannya.
Khususnya, Barcelona sempat kembali berada di bawah aturan 1:1 selama beberapa minggu pada Januari 2025.
Pengembalian sementara itu dimungkinkan oleh operasi komersial besar yang melibatkan Spotify Camp Nou di masa depan.
Klub memberikan hak eksploitasi atas 475 kursi VIP untuk jangka waktu 30 tahun dengan imbalan €100 juta.
Kursi VIP tersebut diperoleh oleh dua entitas: Forta Advisors yang didanai Qatar dan New Era Visionary Group.
Pada saat itu, Forta Advisors membayar €30 juta, sementara New Era Visionary Group menyumbang €28 juta.
Sisanya sebesar €42 juta dijadwalkan akan dibayarkan kemudian, dan New Era Visionary Group bertanggung jawab untuk menyelesaikan jumlah tersebut.
Masalah muncul ketika €100 juta penuh belum diterima. Akibatnya, operasi tersebut tidak dapat sepenuhnya divalidasi oleh auditor, sehingga mendorong LaLiga menghapus Barcelona dari aturan 1:1.
Sejak itu, kemajuan telah dirangkum. Dari sisa €42 juta, Barca telah menerima €12 juta sesuai jadwal, dengan sisa €30 juta diperkirakan akan diterima pada bulan Juni.
Setelah pembayaran akhir selesai, kesepakatan tempat duduk VIP dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya, membuka pintu bagi Barcelona untuk kembali ke aturan 1:1.












