Keputusan Real Madrid memecat Xabi Alonso kurang dari 24 jam setelah kekalahan mereka dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menimbulkan gelombang kejutan di sepak bola Spanyol.
Perpindahan tersebut dengan cepat menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan setelah Clasico, dan hal itu tak terhindarkan diangkat ketika direktur olahraga Barcelona Deco berbicara dengan El Larguero.
Dalam wawancara tersebut, Deco menyampaikan penilaiannya terhadap situasi Barcelona saat ini, sekaligus menyampaikan gejolak yang terjadi di rival terbesar mereka.
Pemecatan Alonso dan pengangkatan Arbeloa
Disinggung langsung soal pemecatan Alonso, Deco mengaku timing tersebut membuat dirinya lengah. Merefleksikan situasinya, dia berkata,
“Sebenarnya ini mengejutkan saya. Dia belum lama berada di sana. Dia pada dasarnya baru saja memulai. Mereka berada di Liga Champions dan hanya tertinggal empat poin dari Barca di La Liga.
“Kami tahu dampak pertandingan Barca-Madrid. Situasinya selalu rumit dan pelatihlah yang pertama menderita.”
Deco juga ditanyai tentang masuknya Alvaro Arbeloa sebagai solusi sementara.
“Saya tidak tahu pekerjaannya dan apakah dia pelatih yang baik atau tidak. Dalam kasus ini, saya lebih memilih untuk fokus pada pekerjaan kami dan menunggu untuk melihat bagaimana semuanya berjalan.”
Real Madrid vs Barcelona
Beralih ke kontras di lapangan antara kedua raksasa tersebut, Deco menyoroti perbedaan gaya tanpa terdengar meremehkan.
Dia mencatat, “Saya telah melihat Madrid dengan pendekatan serangan balik. Mereka melakukannya saat melawan Atletico, memanfaatkan kecepatan Vini dan Rodrygo dalam menyerang.
“Kami tidak suka fokus pada lawan. Ide kami tentang sepak bola jelas dan kami selalu ingin menguasai bola.
“Saya rasa sejak kedatangan Hansi, kami telah melakukan lompatan kualitas baik dalam penguasaan permainan maupun fisik,” dia menyimpulkan.












