Home Sports Detail lengkap perayaan dan pesta kemenangan Piala Super Spanyol Barcelona

Detail lengkap perayaan dan pesta kemenangan Piala Super Spanyol Barcelona

23
0


Kemenangan Barcelona di Piala Super Spanyol atas Real Madrid tidak hanya dirayakan dengan trofi, namun dengan rasa persatuan dan keyakinan yang kini mengalir dalam skuat.

Menurut laporan rinci dari Mundo Deportivo, perayaan setelah final memberikan gambaran sekilas tentang suasana hati tim yang merasa sedang membangun sesuatu yang istimewa di bawah asuhan Hansi Flick.

Adegan perayaan pertama segera dimulai di lapangan. Segera setelah peluit akhir berbunyi memastikan kemenangan atas rival terbesar mereka, para pemain dan staf berkumpul untuk menikmati momen.

Setelah trofi diangkat, keluarga-keluarga diundang ke lapangan, menambahkan lapisan emosional dan pribadi pada kesuksesan tersebut.

Laporta di tengahnya

Oleh karena itu, presiden klub Joan Laporta berada tepat di tengah perayaan tersebut.

Daripada mengamati dari kejauhan, ia membenamkan dirinya sepenuhnya, bernyanyi, menari, dan berbagi momen dengan para pemain dan staf.

Kehadirannya menegaskan rasa persatuan antara dewan direksi dan ruang ganti, sesuatu yang sering disorot sebagai pilar utama stabilitas Barcelona saat ini.

Perayaan tidak berakhir di stadion. Mereka mengikuti tim ke ruang ganti, ke bus tim, dan kemudian ke pesawat kembali dari Arab Saudi.

Musik menjadi soundtrack malam itu, memberikan nada yang hidup dan santai.

Irama urban mendominasi playlist, dengan reggaeton dan Latin dembow memimpin, dipadukan dengan Afro-trap dan suara urban Prancis.

Anak muda naik panggung

Para pemain mudalah yang benar-benar menghidupkan pesta ini. Lamine Yamal, Alejandro Balde, Roony Bardghji, dan Marc Casado menjadi pusat energi.

Lagu populer seperti “Y Que Fue?” oleh Don Miguelo, “La Romana” oleh Bad Bunny, “No Attachment” oleh KeBlack, dan “Afro Trap Pt.4” oleh MHD dimainkan sepanjang malam, mengubah bus dan kabin menjadi perayaan yang mengharukan.

Lebih penting lagi, setelah memenangkan gelar keempat di era Flick, ada keyakinan yang semakin besar bahwa tim Barcelona ini tidak hanya sekedar memenangkan trofi, tetapi juga memposisikan diri sebagai pesaing serius untuk musim bersejarah.





Source link