Home Politic seorang anak berusia 13 tahun meninggal di Austria, peraih medali Olimpiade di...

seorang anak berusia 13 tahun meninggal di Austria, peraih medali Olimpiade di Swiss

30
0


Setelah akhir pekan yang kelam di Pegunungan Alpen, negara-negara lain pun tak luput dari longsoran salju. Swiss, Italia, Austria… negara-negara ini dalam beberapa hari terakhir telah terkena dampak arus mematikan.

Bocah 13 tahun tewas tertimpa longsoran salju

Di Austria, sebuah tragedi terjadi di wilayah Bad Gastein. Seorang anak laki-laki Ceko berusia 13 tahun telah meninggal, layanan darurat negara itu mengumumkan pada Selasa 13 Januari.

Remaja itu sedang bermain off-piste dengan seorang temannya di area ski Sportgastein di tengah negara. Longsoran salju terjadi dan menguburkannya. Pemimpin respons penyelamatan gunung Bad Gastein, Andreas Kandler, menjelaskan hal ini dalam siaran persnya. Meskipun layanan darurat segera diintervensi, bocah lelaki tersebut tidak dapat diresusitasi.

Juga pada siang hari, di Untertauern (Austria tengah), seorang pejalan kaki ski dan rekannya juga menjadi korban longsor. Beruntung, pria tersebut berhasil melarikan diri dan membantu temannya yang terjebak, yang lolos dengan luka ringan.

Tragedi juga menimpa Austria pada Minggu ini

Salju dan longsornya tidak hanya menimpa Savoie dan Haute-Savoie akhir pekan ini. Sebagai pengingat, pada hari Minggu tanggal 11 Januari, tiga pemain ski, termasuk seorang petugas patroli ski, tewas di bagian ini saat mereka berada di luar landasan, meskipun ada peringatan akan risiko tinggi longsoran salju.

Pada hari Minggu, Austria juga menjadi korban longsoran salju. Di Weerberg, di Tyrol di sebelah barat negara itu, seorang pemain ski berusia 58 tahun yang sedang melakukan tur ski meninggal saat terpeleset yang menyebabkan beberapa orang terluka.

Setelah kecelakaan ini, manajer penyelamatan gunung Pongau pada hari Selasa menyerukan kehati-hatian saat melewati batas hutan. Di Austria, risiko longsoran salju tetap tinggi di wilayah tertentu, mencapai level 4 dari 5.

Di Swiss, peraih medali papan luncur salju Olimpiade pertama kehilangan nyawanya

Setelah Austria dan Perancis, Swiss juga terkena dampaknya, dan para profesional juga tidak luput dari dampaknya. Setelah kematian seorang pelacak di Vallorcine di Haute-Savoie, di antara tetangga kami ada seorang mantan atlet yang terbunuh.

Bernese Ueli Kestenholz, berusia 50 tahun, peraih medali perunggu Olimpiade Nagano, meninggal akibat longsoran salju Minggu lalu. Kecelakaan itu terjadi di Lötschental saat mantan atlet tersebut didampingi oleh seorang pemain ski. Menurut siaran pers dari polisi wilayah Valais, “longsoran salju terjadi pada ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut karena alasan yang tidak diketahui dan membawa seorang pemain papan luncur salju”.

Di Italia, dekat perbatasan, longsoran salju membawa seorang pemain ski

Drama lainnya, Sabtu 10 Januari. Hari itu, di Savoy, longsoran salju merenggut nyawa tiga pemain ski. Di Italia, dekat perbatasan Prancis, di kawasan Pointe de la Pierre, peristiwa serupa terjadi. Seorang laki-laki berumur 52 tahun terseret arus. Tim penyelamat dari Valdostano Alpine Rescue dibantu petugas pemadam kebakaran dan unit anjing, kesulitan mencapai lokasi kecelakaan akibat angin kencang dan sulitnya menerbangkan helikopter. Mayatnya ditemukan tak bernyawa tak lama kemudian.

Italia mengalami longsoran salju lainnya pada hari yang sama. Di Pragelato, Piedmont, seorang pejalan kaki terjebak dalam longsoran salju saat bersama sekelompok temannya. Dia dibebaskan oleh rekan-rekannya kemudian diselamatkan oleh tim penyelamat. Pria tersebut mengalami trauma dada dan diduga dislokasi bahu.

Penilaian yang dramatis

Di seluruh Pegunungan Alpen, setidaknya sembilan orang tewas dalam satu akhir pekan. Angka tersebut meningkat menjadi sepuluh jika kita menghitung kecelakaan hari Selasa yang melibatkan anak berusia 13 tahun. Sebuah penilaian yang sekali lagi menyerukan kehati-hatian sementara risiko longsoran salju masih tinggi.



Source link