TGV mengalami “rekor absolut” kehadiran tahun lalu, dengan 168 juta pelanggan di Prancis dan Eropa, Selasa malam, CEO SNCF Voyageurs Christophe Fanichet mengumumkan.
Jumlah ini meningkat sekitar 5 juta wisatawan di benua ini dibandingkan tahun 2024, tahun dimana terjadi rekor sebelumnya. Sejak 2019, kehadiran TGV telah meningkat hampir 18%, tambah Christophe Fanichet, sesuai keinginan eksternal anak perusahaan grup SNCF.
TGV generasi baru sudah lama ditunggu-tunggu
SNCF Voyageurs berharap dapat melakukan yang lebih baik lagi pada tahun 2026, dengan kedatangan kereta berkecepatan tinggi generasi baru yang sangat dinantikan, “TGV M”, yang sangat diandalkan oleh perusahaan untuk menghadapi persaingan di Perancis dan Eropa namun commissioningnya tertunda.
SNCF Voyageurs juga mengumumkan pada hari Senin pesanan 15 TGV tambahan dari Alstom.
Kereta-kereta ini berarus quadru, artinya mereka akan dapat bersirkulasi di bawah tegangan berbeda dari jaringan kereta api di Perancis dan di negara-negara tetangga, dalam hal ini antara Brussels dan “kota-kota besar Perancis”, menurut cabang SNCF yang bertanggung jawab untuk transportasi penumpang.
SNCF beralih ke pasar Italia
Grup ini juga bermaksud untuk meluncurkannya pada akhir tahun 2027 di pasar Italia, antara Turin dan Venesia serta Turin dan Napoli, di mana mereka mengharapkan “TGV dek ganda akan menjadi pengubah permainan”, dalam kata-kata Christophe Fanichet. “Kami masih memiliki beberapa rintangan yang harus diatasi, namun kami tidak menyerah dan saya telah mengonfirmasi kepada pihak berwenang Italia bahwa kami akan menindaklanjuti ambisi kami,” tambahnya.
Untuk kereta api regional, SNCF Voyageurs melaporkan peningkatan lalu lintas sebesar 3% pada tahun 2025, dan kehadiran di Ile-de-France yang kembali ke tingkat sebelum krisis Covid pada tahun 2025.












