
Beberapa hari yang lalu, muncul laporan yang menunjukkan bahwa Barcelona sedang memantau dengan cermat situasi bek kanan Benfica Daniel Banjaqui, salah satu prospek muda paling menarik di klub.
Pemain berusia 17 tahun ini baru melakukan debut seniornya musim ini, namun perkembangan pesatnya telah menarik perhatian beberapa klub terbesar Eropa.
Ketertarikan Barcelona mudah dimengerti karena posisi bek kanan di klub tidak memiliki stabilitas jangka panjang selama bertahun-tahun.
Meskipun banyak investasi dan pendapatan tetap jangka pendek, Barca telah berjuang untuk menemukan pemain yang dapat sepenuhnya memantapkan dirinya dalam peran tersebut dan menawarkan persaingan berkelanjutan kepada Jules Kounde.
Kedatangan Joao Cancelo baru-baru ini telah membantu meringankan situasi ini, namun pihak klub melihat perpindahan tersebut hanya bersifat sementara dan bukan solusi jangka panjang.
Hasilnya, Barcelona terus memindai pasar untuk mencari talenta-talenta muda yang berprestasi, dan dari situlah nama Banjaqui masuk dalam perbincangan.
Batu sandungan dalam pengejaran Barcelona
Dengan demikian, harapan Barcelona untuk mengamankan bek remaja tersebut kini tampak semakin pupus.
Menurut SPORT, Benfica bertekad untuk mempertahankan salah satu produk akademi paling cemerlang mereka.
Faktanya, laporan tersebut mengklaim bahwa manajer Benfica Jose Mourinho, yang melatih Banjaqui melakukan debut seniornya, telah menegaskan bahwa dia tidak ingin kehilangan pemain muda tersebut.
Dikatakan bahwa Benfica telah bekerja selama berbulan-bulan untuk memperbarui kontrak Banjaqui dan memperkuat hubungannya dengan klub.
Meskipun pembicaraan belum selesai, diskusi yang sedang berlangsung hanya meningkatkan spekulasi seputar masa depannya, bukan menenangkannya.
Meski begitu, keterlibatan pribadi Mourinho tampaknya telah mengubah keseimbangan.
Pelatih asal Portugal itu diyakini mendapat kepercayaan Banjaqui dan berperan penting dalam mematahkan semangat kepindahan ke Barcelona, serta minat dari beberapa klub Liga Inggris.












