Siapa yang belum bercerita sedikit untuk membolos? Namun di Jerman, skenario yang diciptakan oleh seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun hampir berakhir dengan sangat buruk… Faktanya, Senin lalu, anak sekolah tersebut, yang tinggal di Schwandorf, di Bavaria, mempunyai ide buruk untuk memasukkan termometer ke dalam oven, untuk membuat ibunya percaya bahwa dia demam, dan karena itu dia tidak bisa masuk kelas keesokan paginya, lapor harian Jerman Bild.
Hanya saja ovennya disetel ke 200°C. Termometer air raksa, yang tidak dirancang untuk menahan panas seperti itu, meledak. Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kebakaran. Di sisi lain, keluarga tersebut harus mengganti oven agar tidak meracuni dirinya sendiri, karena merkuri merupakan zat berbahaya dan beracun.
Penjualan termometer medis air raksa dilarang di Prancis sejak tahun 1998. Uni Eropa menyusul pada tahun 2009.












