Dua perang dunia, perang kolonial, bahkan pelembagaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak memungkinkan kita lepas dari kekerasan bersenjata. Kita berada di tahun 2026, kita menyaksikan meningkatnya nasionalisme dan “operasi militer” hampir di mana-mana. Emmanuel Macron memiliterisasi Prancis, meningkatkan belanja militer, pembangunan kapal induk baru, dan melakukan dinas militer sukarela… Kita bisa berpikir secara berbeda.
Tren menuju non-konflik sudah sama tuanya dengan seni perang. Non-kekerasan adalah dasar dari hampir semua agama, mulai dari Jainisme (abad ke-10 SM) hingga Injil. Umat Kristen, pada tiga abad pertama Gereja, menolak untuk bertugas dengan senjata. Hari libur 14 Juli mengacu pada 14 Juli 1790, hari persatuan persaudaraan seluruh warga negara Perancis dalam kebebasan dan kesetaraan.
Itu bukanlah parade militer. Semangat gotong royong bisa kita pelajari di sekolah…












