Ketertelusuran yang diatur
Sebelum dipasarkan, telur dikelompokkan berdasarkan kategori kualitas dan berat. Kemasannya kemudian diberi label dan cangkangnya diberi tanda, dalam waktu 10 hari setelah tanggal peletakan, sesuai dengan peraturan Eropa (Peraturan EC no. 589/2008). Pengemasan dan penandaan dengan demikian mengidentifikasi kondisi perkembangbiakan ayam petelur, ketertelusuran produk dan asal geografisnya. Wajib di Eropa sejak tahun 2004, sistem ini menjamin transparansi dan keamanan pangan sekaligus memberikan kekuatan kepada setiap orang untuk mengarahkan pembelian mereka sesuai dengan prioritas mereka.
Angka dan huruf
Pada kemasan telur harus dicantumkan tanggal ketahanan minimum (DDM), cara budidaya, pusat pengemasan dan alamat ahlinya. Setiap shell harus berisi rangkaian angka dan huruf dalam format X-YY-ZZZZZ. * 1 untuk “peternakan liar” (di udara terbuka tanpa sertifikasi organik); 2 untuk “pembiakan di darat” (di atas tanah dalam bangunan tertutup); 3 untuk “membesarkan dalam kandang yang dilengkapi peralatan”. YY adalah huruf yang sesuai dengan negaranya (FR untuk Prancis, DE untuk Jerman, BE untuk Belgia, dll.). Terakhir ZZZZZ adalah kode produsen diikuti dengan kode bangunan peternakan. Penandaan ini memungkinkan pihak berwenang, jika terjadi risiko kesehatan, untuk melacak peternakan yang bersangkutan dan menarik kembali batch tersebut. Diselaraskan di seluruh Uni Eropa, hal ini menjamin informasi yang jelas kepada konsumen apa pun asal usul telurnya. Informasi lain, yang bersifat opsional, mungkin tertera pada kemasan, seperti kategori ukuran atau berat telur.
Untuk konsumsi bebas risiko
Meskipun konsumsinya dapat dilakukan setelah tanggal tersebut terlewati, telur adalah produk yang sensitif dan sebaiknya patuhi beberapa aturan untuk mencicipi yang aman. Menurut Badan Kesehatan Nasional (ANSES), penting untuk selalu menyimpan telur pada suhu yang sama: lemari es tidak diperlukan jika penyimpanan di toko berada pada suhu kamar. Namun jika yang dipilih adalah cold storage, maka konsumsinya harus dilakukan langsung dari lemari es. Telur tidak boleh dicuci setelah dibeli dan telur yang ditemukan pecah atau retak di dalam kartonnya tidak boleh dimakan. Terakhir, olahan berbahan dasar telur tanpa dimasak sebaiknya disimpan dingin dan dikonsumsi dalam waktu 24 jam.
Jelaskan kekurangan momen tersebut
Sejak tahun 2018, undang-undang Egalim melarang pembangunan gedung yang diperuntukkan bagi peternakan ayam petelur di dalam kandang. Transisi dalam metode peternakan ini tidak diragukan lagi merupakan salah satu faktor yang memperlambat produksi telur di Prancis, namun tidak berarti kekurangannya. Ditambah lagi dengan perubahan struktural adalah puncak konsumsi: asosiasi antarprofesional telur (CNPO) memperkirakan bahwa dalam lima tahun produksi akan meningkat sebesar 2% sementara konsumsi akan melonjak sebesar 14%!












