Home Politic Olimpiade 2026: Lonjakan emas menyebabkan harga medali olimpiade melonjak

Olimpiade 2026: Lonjakan emas menyebabkan harga medali olimpiade melonjak

45
0

Pemenang acara Olimpiade Musim Dingin tidak hanya akan mendapatkan kehormatan menjadi yang pertama, tetapi juga medali yang nilai moneternya bersifat historis. Menghadapi ketidakstabilan politik global, bank sentral telah melakukan investasi besar-besaran pada logam mulia, sehingga mendorong investor untuk segera mencari aset-aset yang aman (safe haven). Seperti diberitakan CNN, hal ini berdampak langsung pada harga medali Olimpiade Musim Dingin. Ini akan menjadi yang termahal yang pernah didistribusikan.

Yang paling banyak 700 medali Oleh karena itu, emas, perak, dan perunggu memiliki nilai finansial yang jauh lebih besar daripada yang didistribusikan di Paris pada Juli 2024. Sejak itu, emas akan mengambil 107% dan perak 200%. Jumlahnya sekitar 2.000 euro untuk medali emas dan 1.200 euro untuk medali perak. Namun, bahan-bahan tersebut tidak lagi 100% terbuat dari logam, sesuai dengan namanya sejak Olimpiade 1912 di Stockholm (Swedia).

Barang koleksi jauh lebih mahal dari nilainya

Jika nilai suatu benda tinggi berkat logam pembuatnya, medali Olimpiade sebenarnya jauh lebih berharga. Rumah Baldwin dilaporkan menjual, pada tahun 2015, medali emas dari Olimpiade 1912 di Stockholm seharga 22.000 euro. Namun, ini tidak bernilai lebih dari itu 450 euro (dengan memperhitungkan inflasi) pada saat penyerahannya. Perbedaan nilai ini dijelaskan oleh fakta bahwa mereka adalah barang koleksi. Medali Olimpiade sangat berharga karena mewakili kompetisi olahraga internasional paling ikonik. Selain itu, atlet peraih medali juga melekatkan nilai sentimental padanya, Hanya sedikit dari mereka yang mau menjualnya. Fakta bahwa mereka langka secara langsung meningkatkan nilai finansial mereka.



Source link