Barcelona dijadwalkan menghadapi Girona pada hari Senin dalam pertandingan yang harus dimenangkan, jika gagal maka tim Catalan harus menyerahkan posisi teratas mereka ke Real Madrid di tabel liga.
Namun dalam seminggu di mana terjadi banyak skandal wasit, bahkan memaksa klub untuk mengajukan keluhan resmi, Barcelona kembali dihadapkan pada kabar buruk.
Pertandingan Barca mendatang melawan Girona di Montilivi akan dipimpin oleh wasit Cesar Soto Grado.
Siapakah Soto Grado itu?
Seperti yang ditunjukkan oleh Diario SPORT, penunjukan Grado telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan Blaugrana ruang ganti.
Pejabat tersebut tiba di tengah kontroversi yang intens menyusul gol Pau Cubarsí yang dianulir melawan Atletico Madrid, yang memicu keluhan resmi dari klub.
Soto Grado memiliki sejarah yang penuh gejolak bersama Barca, menghasilkan rekor tujuh kemenangan, tiga kali seri, dan enam kekalahan dalam 16 pertandingan.
Ini akan menjadi ketiga kalinya ia memimpin tim asuhan Hansi Flick musim ini, menyusul derby Madrid yang kontroversial pada bulan November.
Selama pertandingan itu, ia mengeluarkan Pedri dari lapangan dan memberikan penalti terhadap Eric Garcia karena handball, meskipun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh Wojciech Szczesny.
Dia juga awalnya memberikan penalti atas dugaan pelanggaran terhadap Vinicius Junior yang akhirnya dibatalkan oleh VAR setelah terungkap bahwa pemain Brasil itu melakukan diving.
Masa jabatannya diwarnai dengan perselisihan tingkat tinggi, terutama pada tahun 2023-2024 El Clasico, di mana dia gagal memberikan gol hantu kepada Lamine Yamal.
Pada musim-musim sebelumnya, gol Joao Felix dianulir karena dianggap offside dan hasil imbang tanpa gol di Getafe dirusak oleh dikeluarkannya Raphinha.
Dalam pertandingan Getafe itu, dia menolak penalti di menit-menit akhir pada Ronald Araujo, dengan alasan handball yang dilakukan Gavi sebelumnya dalam keputusan yang dianggap banyak orang sebagai penemuan.
Bahkan di bawah kepemimpinan Ronald Koeman, wasit memberikan penalti yang ketat terhadap Frenkie de Jong saat kalah dari Getafe pada musim 2020-21. Oleh karena itu, performa Soto Grado tentunya menjadi salah satu kunci pantauan pada Senin ini.












