Home Sports Pejabat VAR memberikan hukuman keras usai drama Girona vs Barcelona

Pejabat VAR memberikan hukuman keras usai drama Girona vs Barcelona

11
0


Barcelona akhirnya bisa merasakan rasa keadilan setelah otoritas wasit mengambil tindakan menyusul insiden kontroversial dalam bentrokan melawan Girona.

Laporan dari AS kini mengonfirmasi bahwa wasit VAR David Galvez Rascon telah menerima hukuman terberat di antara para wasit pada putaran ini dan akan diskors tanpa batas waktu.

Keputusan ini diambil setelah momen penting dalam pertandingan yang sangat mempengaruhi hasil pertandingan.

Dalam rangkaian serangan yang berujung pada gol Girona 2-1, terjadi benturan jelas antara Claudio Echeverri dan Jules Kounde.

Bek asal Prancis itu terjatuh, namun permainan tetap dilanjutkan dan gol dibiarkan sahih.

Para pemain dan staf pelatih Barcelona segera memprotes, percaya bahwa pelanggaran tersebut seharusnya dilakukan.

CTA mengakui kesalahan

Setelah meninjau kejadian tersebut, Komite Teknis Wasit (CTA) menyimpulkan bahwa intervensi terhadap Kounde adalah tindakan yang ceroboh dan seharusnya mengakibatkan pelanggaran.

Lebih penting lagi, ruang VAR seharusnya bertindak untuk mengingatkan wasit di lapangan dan merekomendasikan peninjauan kembali.

Akibatnya, CTA memutuskan untuk mencopot Galvez Rascon dari tugasnya pada akhir pekan.

Badan wasit melangkah lebih jauh dengan memberlakukan apa yang secara internal dikenal sebagai “pembekuan”, yang berarti skorsing hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Tinjauan teknis panitia mencapai kesimpulan yang jelas mengenai insiden tersebut.

Menurut penilaian mereka, tindakan Echeverri terhadap Kounde adalah tindakan ilegal dan seharusnya diberi sanksi sebelum tindakan penyerangan dilanjutkan.

Artinya, seluruh rangkaian gol yang mengarah ke gol kedua Girona tidak dihitung.

Sementara itu, angka Barcelona tak tinggal diam usai laga. Beberapa pemain menyuarakan rasa frustrasinya, dan baik Hansi Flick maupun presiden klub Joan Laporta secara terbuka mengkritik keputusan tersebut.

Mereka berpendapat bahwa pelanggaran terhadap Kounde sudah jelas dan seharusnya tim VAR turun tangan untuk memperbaiki kesalahan tersebut.





Source link