Meskipun Lionel Messi tidak berpartisipasi aktif atau bahkan memberikan suara dalam pemilu Barcelona yang sedang berlangsung, namanya telah menjadi bahan pembicaraan utama di antara para kandidat.
Meski sejauh ini nama Messi hanya disebutkan dalam pidato, salah satu calon presiden, Marc Ciria, juga ikut menarik perhatian berkat kampanyenya yang berani.
Pemimpin pra-pencalonan ‘Moviment 42’ mengejutkan kota itu pada Rabu pagi dengan membentangkan spanduk besar-besaran yang menampilkan legenda Argentina tersebut.
Kanvas tersebut menampilkan gambar ikonik Messi yang sedang mengangkat kausnya ke hadapan penonton di Santiago Bernabeu.
Kisah di balik spanduk Messi
Seperti dilansir SPORT, spanduk Messi mengusung pesan, “Aku tak sabar untuk bertemu denganmu lagi.”
Slogan ini merujuk langsung pada spanduk terkenal yang dipasang Joan Laporta di dekat stadion Real Madrid selama kampanye suksesnya di tahun 2021.
Selain itu, instalasi tersebut mencakup kode QR yang memungkinkan penggemar Barcelona mengirim pesan video pribadi berisi dukungan dan kasih sayang langsung kepada para pemain terhebat klub.
Ciria tidak pernah menyembunyikan keinginannya untuk mengintegrasikan Messi ke dalam proyek masa depannya jika ia memenangkan pemilu mendatang.
Dia memandang Argentina sebagai sosok penting untuk membalikkan situasi ekonomi klub dan tidak mengesampingkan “tarian terakhir” olahraga jika disetujui oleh direktur olahraga.
Bagi banyak penggemar, luka kepergian Messi masih belum tersembuhkan, terutama karena kemenangan Laporta dalam pemilu sebelumnya sangat didasarkan pada janji pembaruan kontrak yang tidak terpenuhi.
Meskipun ekspektasi besar muncul menjelang peresmian markas pemilihan Ciria sore ini, tanggapan langsung dari sang pemain sangat kecil kemungkinannya.
Laporan tersebut menambahkan bahwa penghormatan besar ini merupakan inisiatif sepihak yang dilakukan oleh tim pra-kandidat. Messi dan rombongan dekatnya memilih untuk tidak berpartisipasi dalam kampanye apa pun.












