Kelompok sayap kanan ekstrim memanfaatkan kemarahan masyarakat, pengabaian yang dirasakan oleh jutaan warga negara kita, dan terjerumus ke dalam keadaan genting, dengan latar belakang deindustrialisasi dan degradasi teritorial. Alih-alih memberikan solusi substantif, kelompok sayap kanan justru meresponsnya dengan pidato-pidato rasis, yang dipenuhi dengan kebencian dan perpecahan, yang kini disampaikan secara luas untuk menarik sebagian masyarakat. Imigrasi, ketidakamanan, identitas: obsesi mereka yang sederhana dan berbahaya tumbuh subur dan meracuni perdebatan publik. Semua ini merupakan hasil dari pertarungan ideologis yang panjang, dari sikap meremehkan politik, namun juga dari ketidakseimbangan yang mendalam dalam penataan ruang media yang terkait…












