Berbicara pada acara kampanye kepresidenan FC Barcelona, Joan Laporta berbagi pemikirannya tentang peluang tim memenangkan trofi musim ini.
Teh Blaugrana saat ini duduk di puncak klasemen La Liga di depan Real Madrid. Mereka berada di semifinal Copa del Rey, di mana mereka tertinggal empat gol dari Atletico Madrid setelah leg pertama.
Barca juga lolos ke babak 16 besar Liga Champions UEFA, di mana mereka akan menghadapi Newcastle United, dengan pengundian dilakukan hari ini.
Laporta tentang peluang Barcelona
Membahas hasil imbang saat acara kampanyenya, mantan presiden Barcelona Laporta menggarisbawahi sulitnya menghadapi lawan di Liga Inggris.
“Kami bisa saja bermain imbang melawan PSG atau Newcastle, dan kami berakhir dengan Newcastle. Klub-klub Inggris sangat tangguh, dan kami tahu mereka selalu kompetitif di kompetisi ini,” ujar Laporta seperti dikutip dari SPORT.
Setelah pesan awal tersebut, calon presiden kemudian memuji tim Hansi Flick dengan mengatakan:
“Kami tahu ini akan sulit, namun kami sekarang memiliki tim yang sangat bertalenta yang mulai mendapatkan pengalaman yang dibutuhkan untuk menghadapi babak sistem gugur seperti ini.”
Selanjutnya, Laporta menyatakan keyakinannya mengenai peluang Barcelona untuk bangkit melawan Atletico Madrid di semifinal piala.
“Dalam tiga final terakhir, kami mengalahkan Real Madrid, dan sekarang kami bisa bangkit pada hari Selasa melawan Atletico,” kata mantan presiden itu.
Tentang perburuan gelar liga, dia menambahkan: “Kami akan memenangkan La Liga melawan segala rintangan dan melawan semua orang.”
Tentang pengaduan terhadapnya
Laporta juga membahas pengaduan yang diajukan terhadap dirinya dan rombongan oleh Barca sosial beberapa hari yang lalu di hadapan Pengadilan Nasional Spanyol.
“Tidak ada gunanya mereka melontarkan tuduhan palsu, penuh kebohongan, mencoreng proses pemilu yang patut dicontoh seperti kita,” katanya.
Laporta menegaskan kembali bahwa tuduhan tersebut sudah lama dan menyarankan agar anggota Isidro Navarro, yang mengajukan pengaduan ke Pengadilan Nasional, tidak bertindak sendiri.
“Sekarang kita punya seseorang yang berdedikasi untuk memperkeruh keadaan, tapi orang lain sudah menyanyikan lagu lama yang sama dan menceritakan kisah-kisah lama yang sama. Tidak semua hal bisa berjalan sesuai keinginan untuk menjadi presiden,” katanya.
“Orang ini tidak bekerja sendiri, dia tidak melakukannya sendiri. Kami membela Barca dari mereka yang ingin mengendalikannya dari jarak 600 kilometer, seperti yang sudah saya katakan berkali-kali sebelumnya.”












