Laporan baru dari AS mengungkap perkembangan tak terduga terkait Ferran Torres dan masa depannya di Barcelona.
Meski klub lebih memilih untuk memperpanjang kontrak, belum ada diskusi resmi antara kedua pihak sejauh musim ini.
Kesepakatan Ferran saat ini berlaku hingga 2027, yang berarti masih ada waktu, tetapi di dalam Barcelona, sudah lama diketahui bahwa membiarkan pemain mendekati tahun terakhir kontrak mereka bukanlah hal yang ideal.
Oleh karena itu, kurangnya gerakan membuat alis terangkat.
Seperti apa situasinya?
Yang membuat situasi ini semakin mengejutkan adalah penampilan Ferran di lapangan.
Penyerang asal Spanyol ini telah mencetak 16 gol dalam 35 penampilan musim ini, memberikan penampilan paling konsisten selama berseragam Barcelona.
Dengan angka-angka tersebut, banyak pihak berharap perundingan pembaruan akan berjalan dengan baik.
Secara internal, direktur olahraga Deco dikabarkan menganggap perpanjangan kontrak Ferran sebagai prioritas. Namun belum ada keputusan yang dibuat, dan belum ada negosiasi yang dimulai.
Inilah sebabnya mengapa penundaan ini sulit untuk dijelaskan, terutama pada saat lini serang sedang bersiap untuk melakukan perubahan.
Kepergian Robert Lewandowski secara luas dipandang hanya tinggal menunggu waktu, dan fokus klub sudah beralih ke penandatanganan striker baru untuk musim 2026-27.
Beberapa nama telah dikaitkan, tetapi statistik Ferran lebih baik.
Sebagai gambaran, Julian Alvarez telah mencetak 14 gol musim ini, Benjamin Sesko mencetak delapan gol, dan Dusan Vlahovic mencetak enam gol.
Dengan demikian, 16 gol Ferran menempatkannya di depan semuanya pada tahap kampanye ini.
Dengan semakin dekatnya musim yang menentukan, Ferran terus memberikan performa terbaiknya sambil menunggu kejelasan tentang masa depannya.
Niat Barcelona tampak positif, namun hingga pembicaraan konkrit dimulai, ketidakpastian masih ada.
Untuk saat ini, angka-angka tersebut berbicara dengan lantang. Ferran Torres berproduksi dan banyak yang bertanya-tanya mengapa proses pembaruan belum dimulai.












