Home Sports Angka-angka menunjukkan Barcelona beruntung bisa lolos dengan hasil imbang melawan Newcastle

Angka-angka menunjukkan Barcelona beruntung bisa lolos dengan hasil imbang melawan Newcastle

7
0


Barcelona kembali dari St James’ Park dengan hasil imbang 1-1 melawan Newcastle United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA, dan di permukaan, hasil tersebut tampak positif bagi tim asuhan Hansi Flick.

Mempertimbangkan keadaan tersebut, Barcelona bisa merasa puas dengan hasilnya.

Flick harus melakukan beberapa penyesuaian pada susunan pemain awalnya, sementara tim juga mengalami momen-momen mengkhawatirkan selama pertandingan ketika gelandang Marc Bernal dan Pedri sama-sama membutuhkan perhatian.

Dalam konteks ini, meninggalkan Inggris dengan hasil imbang dan leg kedua yang dimainkan di Spotify Camp Nou mungkin tampak seperti hasil yang bagus.

Namun, melihat lebih dekat statistik dari pertandingan tersebut mengungkapkan cerita yang sangat berbeda.

Barcelona kembali kebobolan di Liga Champions, sehingga tim masih belum berhasil mencatatkan clean sheet di kompetisi musim ini.

Yang lebih memprihatinkan adalah cara Barcelona kesulitan mengendalikan permainan dengan bola, sesuatu yang secara tradisional menjadi salah satu kualitas terkuat klub.

Lihatlah angka-angka yang mengkhawatirkan

Melawan tekanan intens Newcastle, tim Catalan terlihat sangat tidak nyaman dalam penguasaan bola.

Tim menyelesaikan pertandingan hanya dengan 403 operanteh total terendah yang pernah mereka catat dalam pertandingan musim ini.

Untuk memahami betapa tidak biasa angka tersebut, Barcelona biasanya rata-rata menghasilkan sekitar 700 operan per pertandingan, dengan jumlah tertinggi adalah 844 operan dalam satu pertandingan.

Tidak hanya jumlah operannya yang lebih sedikit, tetapi akurasinya juga menurun drastis.

Barcelona hanya menyelesaikan 81,14% umpan mereka selama pertandingan, jauh di bawah standar biasanya yang mendekati 90%.

Barcelona beruntung bisa meraih hasil imbang melawan Newcastle United. (Foto oleh George Wood/Getty Images)

Masalah lainnya adalah di mana pelanggaran tersebut terjadi. Sebagian besar serangan terjadi di area pertahanan Barcelona, ​​bukan di area menyerang.

Khususnya, kesulitan yang dihadapi Barcelona melawan Newcastle juga mencerminkan masalah yang sama yang mereka alami awal musim ini melawan Chelsea dalam kekalahan telak 0-3.

Berjuang melawan pihak PL

Pada laga tersebut, tim asuhan Flick juga kesulitan mengalirkan bola ke depan.

Melawan Newcastle, Barcelona hanya menyelesaikan 79 operan di sepertiga akhir. Sebagai perbandingan, dalam pertandingan liga melawan Real Madrid di awal musim, tim berhasil melakukan 176 operan di lini serang.

Angka tersebut bahkan lebih buruk lagi ketika kalah melawan Chelsea, dimana Barcelona hanya mencatatkan 56 umpan di area tersebut.

Statistik penguasaan bola juga menceritakan kisah yang menarik.

Barcelona biasanya mendominasi penguasaan bola di sebagian besar pertandingan, namun angka terburuk mereka musim ini terjadi saat melawan Chelsea dengan hanya 44% penguasaan bola. Melawan Newcastle, tim memiliki 54,26%.

Memenangkan bola… tidak lagi

Aspek lain yang sangat ditekankan oleh Flick adalah memenangkan bola di lini depan dan bertahan secara kolektif. Namun pendekatan itu juga tidak sepenuhnya terlihat saat melawan Newcastle.

Barcelona hanya memulihkan 41 bola selama pertandinganyang merupakan salah satu angka terendah mereka musim ini.

Satu-satunya angka terburuk terjadi lagi pada pertandingan melawan Chelsea, di mana mereka hanya mampu mencatatkan 37 angka.

Semua angka ini menunjukkan bahwa Barcelona beruntung bisa meninggalkan St James’ Park dengan hasil imbang. Meskipun hasil pertandingan tetap terbuka menjelang leg kedua, angka-angka tersebut memberikan gambaran yang jauh lebih mengkhawatirkan.



Source link