Home Sports Jake Paul mengalami kerusakan lemari pakaian di depan Donald Trump | Tinju...

Jake Paul mengalami kerusakan lemari pakaian di depan Donald Trump | Tinju | Olahraga

5
0


Jake Paul tampil di panggung rapat umum Donald Trump di Hebron, Kentucky, berharap dia akan membuat presiden terkesan dengan komentarnya tentang keberanian, politik, dan pengabdian. Sebaliknya, YouTuber yang beralih menjadi petinju itu secara tidak sengaja menciptakan salah satu momen paling berkesan malam itu bagi mereka yang hadir.

Rapat umum tersebut berlangsung di fasilitas Verst Logistics, tempat Trump menghabiskan sore harinya berpidato di depan para pengikutnya, memuji sekutunya, dan menyampaikan pesan politiknya kepada kerumunan pendukungnya yang mengenakan topi merah. Dalam acara tersebut, presiden mengundang Paul ke atas panggung dan menghujaninya dengan pujian.

Trump menggambarkan Paul sebagai “pria pemberani” dan “seorang pejuang yang hebat”, bahkan mengisyaratkan bahwa tokoh YouTube pada akhirnya mungkin akan mencari jabatan politik.

Pada tahun 2024, Paul merilis video panjang untuk mendukung Trump. Pada rapat umum tersebut, dia mulai berbicara kepada orang banyak tentang bagaimana Trump telah memotivasi dia dan “mengajarinya” keberanian.

Namun, penampilan Paul sulit untuk diabaikan karena bercak keringat yang terlihat.

Petinju itu berdiri dalam setelan jas cokelat dengan kemeja putih dan dasi, namun matanya tertuju pada keringat yang merembes melalui jaketnya.

Situasi canggung tersebut terasa ironis mengingat Paul sebenarnya memiliki merek deodoran. Dia meluncurkan perusahaan perawatan pribadinya “W” pada tahun 2024 dan mempromosikan produk tersebut sambil memegang kaleng semprot selama pemogokannya melawan Mike Tyson.

W tersedia di pengecer besar seperti Walmart dan Amazon dengan harga di bawah $10. Pemasaran merek ini menekankan perlindungan keringat untuk gaya hidup aktif, seperti tinju, dan Paul mencirikan keringat sebagai rasa tidak aman yang terus-menerus selama peluncuran produk.

“Berkeringat sudah lama menjadi rasa tidak aman bagi saya. Jika Anda mengenal saya, Anda tahu saya orang yang bersih,” katanya.

“Saya selalu ingin berbau segar, namun berlatih di iklim lembab Puerto Riko menjadikannya sebuah tantangan nyata.”



Source link