Partai politik REKONSILYE resmi terdaftar di Dewan Pemilihan Sementara (CEP) pada Kamis 12 Maret 2026, sehingga menandai babak baru dalam penataan formasi politik yang hendak berperan besar dalam kehidupan politik Haiti.
Menurut para pemimpinnya, REKONSILYE bertujuan untuk menjadi platform politik terbesar yang dikenal negara ini selama tiga puluh tahun terakhir. Pejabat partai telah mengkonfirmasi niat mereka untuk berpartisipasi dalam pemilu mendatang di semua tingkatan, baik lokal, kota, legislatif atau nasional.
Mantan kandidat Senat untuk departemen Dataran Tinggi Tengah, Jean Junior Jiha, melihat pendaftaran resmi ini sebagai sinyal kuat yang dikirimkan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendekatan ini menunjukkan keinginan partai untuk memantapkan dirinya secara berkelanjutan dalam lanskap politik nasional dan secara aktif mempersiapkan pemilu berikutnya.
“Prasasti ini mewakili pesan yang jelas untuk Dataran Tinggi Tengah dan seluruh negeri. REKONSILYE bertekad untuk menyelenggarakan dan berpartisipasi penuh dalam pemilu berikutnya,” ujarnya.
Meskipun menyadari ketidakpastian yang masih menyelimuti penyelenggaraan pemilu di Haiti, Jean Junior Jiha menegaskan bahwa partainya tetap setia pada prinsip-prinsip demokrasi dan menyatakan siap memimpin pertarungan politik dalam pemilu.
Sementara itu, Nesly Antoine, salah satu perwakilan partai, yakin dengan proses pemilu dan keinginan pemerintah saat ini untuk menyelenggarakan pemilu. Namun ia menyadari bahwa tantangan keamanan masih menjadi hambatan besar, khususnya di beberapa lingkungan yang saat ini berada di bawah kendali kelompok bersenjata, yang dapat mempersulit prosedur tertentu terkait proses pemilu.
Terlepas dari konteks yang sulit ini, para pemimpin REKONSILYE mengatakan mereka ingin melanjutkan upaya pengorganisasian dan mobilisasi mereka di seluruh negeri menjelang pemilu berikutnya.
Artikel serupa












