Liverpool mengadakan diskusi dengan Jamie Carragher untuk membahas analisisnya terhadap klub, hal itu terungkap. Legenda Anfield menyampaikan kritik pedas selama delapan menit di Monday Night Football Sky Sports menyusul serangan publik Mohamed Salah terhadap manajer Arne Slot. Menyusul hasil imbang 3-3 yang mendebarkan dari Liverpool di Leeds United, striker Mesir itu menyerbu ke zona campuran di Elland Road dan mengklaim klub tersebut “melemparnya ke bawah bus”, menyatakan bahwa dia “tidak memiliki hubungan” dengan Slot dan menyarankan pertandingan kandang akhir pekan ini melawan Brighton bisa menjadi lagu pilihannya untuk The Reds.
Selama ledakannya, Salah juga melontarkan sindiran ke arah Carragher saat berbicara kepada jurnalis yang kebingungan. Setelah kejadian itu, Salah dikeluarkan dari skuad Liverpool yang meraih kemenangan penting 1-0 atas Inter Milan di Liga Champions. Hanya 24 jam setelah menuduhnya berusaha “membuat manajer dipecat,” Carragher mengeluarkan permintaan maaf saat siaran kepada Salah sekaligus mendesaknya untuk “berperilaku baik di luar lapangan”.
Namun demikian, laporan tambahan menunjukkan bahwa Salah bukanlah satu-satunya pemain Liverpool yang mengambil pengecualian terhadap hukuman Carragher. Menurut Daily Mail, klub mengadakan apa yang disebut sebagai “pertemuan rahasia” untuk membahas liputan masalah Liverpool.
Diskusi ini dilaporkan terjadi sebelum pertengkaran publiknya dengan Salah dan mewakili praktik yang cukup standar dalam industri ini. Klub berbicara dengan Carragher pada bulan September mengenai nada beberapa analisisnya.
Meski demikian, ia tetap bersedia mengutarakan pendapatnya tanpa menahan diri. Kritik pedasnya terhadap Salah berlangsung selama delapan menit dan membuat bek tersebut mencapnya sebagai “aib” sementara juga menuduh dia berusaha untuk membuat Slot dipecat.
Dia juga mengklaim Salah hanya “dikenal sebagai orang yang gagal di Chelsea” sebelum bergabung dengan Liverpool, mengacu pada tugas mengecewakan pemain berusia 33 tahun itu di Stamford Bridge di bawah asuhan Jose Mourinho, di mana ia hanya berhasil mencetak dua gol dan tiga assist dalam hanya 19 penampilan antara tahun 2013 dan 2015.
Carragher memang menyampaikan permintaan maaf secara langsung di liputan Liga Champions CBS Sports, di mana dia secara teratur bekerja bersama Thierry Henry, Kate Abdo dan Micah Richards, tetapi menolak untuk mencabut pernyataannya.
Mantan pemain internasional Inggris itu menyatakan: “Mo, saya minta maaf telah membuat Anda kesal. Saya mencintaimu sebagai pemain Liverpool, tetapi Anda hanya perlu bersikap baik di luar lapangan.”
Salah belum menanggapi pernyataan Carragher, baik kritik kerasnya di Monday Night Football atau permintaan maaf berikutnya di CBS.
Tampaknya Salah bukan satu-satunya pemain The Reds yang bosan dengan hukuman Carragher. Laporan Mail yang sama juga menyebutkan banyak anggota skuad Liverpool menjadi ‘kesal’ dengan pengamatan pria berusia 47 tahun itu.
Carragher telah dihubungi untuk memberikan komentar. Pakar Sky Sports ini adalah salah satu komentator sepak bola paling terkemuka di Inggris, dengan pendapatnya menjangkau banyak orang melalui platform-platform besar.
Laporan menunjukkan bahwa mantan pemain Liverpool itu senang dengan pekerjaannya untuk Sky Sports dan jaringan AS CBS, dengan sumber menegaskan bahwa pandangannya “jujur” dan “berasal dari tempat yang baik”.
Hubungannya dengan pemain Liverpool saat ini mirip dengan hubungan Gary Neville dan Paul Scholes dengan skuad Manchester United, dengan rumor bahwa beberapa pemain United menolak berkolaborasi dengan legenda klub.
Salah baru akan berangkat ke Piala Afrika setelah pertandingan melawan Brighton, sehingga memberikan ruang baginya dan klub untuk mendiskusikan masa depannya. Salah diketahui menjadi target klub-klub Saudi menjelang jendela transfer Januari, namun Liverpool tidak menampik kemungkinan menemukan solusi untuk pemain sayap ikonik mereka.












