Kota Barcelona sedang dalam mode pemilihan hari ini ketika Joan Laporta dan Victor Font bersaing ketat untuk menjadi presiden Barca berikutnya.
Namun, di momen aneh, kapten Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, yang kini dipinjamkan ke Girona, tak bisa menggunakan hak pilihnya.
Meskipun orang Jerman itu hadir di TPS, bahkan pergi ke tempat pemungutan suara untuk memilih, ia tidak dapat melakukannya.
Ter Stegen, anggota klub sejak bergabung pada musim panas 2014, menghabiskan waktu bersama penasihatnya untuk meninjau dokumentasi dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut saat itu juga.
Meskipun mereka telah berupaya sebaik mungkin, masalahnya tidak dapat diselesaikan, sehingga sang kapten tidak dapat menggunakan haknya sebagai seorang sosio-sosial. Hal itu terlihat dalam video yang beredar luas di Radio Catalunya.
Mengapa ter Stegen tidak bisa memilih?
Menurut Diario SPORT, ter Stegen tidak berhak memilih karena dia tidak hadir saat sensus sosial klub.
Saat ini dipinjamkan ke Girona hingga 30 Juni sambil memulihkan diri dari cedera, rincian keanggotaan ter Stegen tampaknya belum diperbarui dalam daftar pemilih klub.
Sensus universal untuk pemungutan suara hari ini mencakup 114.504 anggota yang memenuhi syarat, yang dapat memberikan suara di lima TPS di Catalonia dan Andorra antara pukul 9:00 dan 21:00.
Ter Stegen tentang cederanya
Tak lama setelah meninggalkan tempat pemungutan suara, Ter Stegen bertemu dengan Gerard Romero, yang menanyakan tentang cedera terbarunya di Girona.
Sebagai tanggapan, pemain Jerman itu mengakui bahwa ia kecewa karena mengalami cedera pada waktu yang tepat, namun ia ingin melupakannya.
“Saya melihat rekan satu tim saya hari demi hari dan mereka terlihat bagus. Saya tidak menyangka cedera terbaru ini, tapi kami harus menerimanya,” katanya.












