Peristiwa langka terjadi pada Selasa 3 Maret di Bandara Internasional Newark Liberty di Amerika Serikat. Saat melakukan manuver pushback, sebuah Airbus A350 bertabrakan dengan Airbus A321. Untungnya, tidak ada korban luka yang dilaporkan. Insiden itu terjadi sekitar pukul 10.20, di zona pemberhentian di luar pengawasan kontrol lalu lintas udara. Singapore Airlines A350 yang siap lepas landas menabrak ekor Spirit Airlines A321, “siapa tadi tidak bergerak di tanah dan dalam proses pencairan es sebelum jadwal penerbangannya ke Orlando”lapor Prancis 3 Occitanie.
Menurut pihak berwenang, ujung sayap kanan pesawat Singapore Airlines mengenai kemudi pesawat lainnya. Seluruh penumpang dan awak kedua pesawat selamat tanpa cedera. Mereka yang berasal dari Spirit Airlines dapat turun dengan normal. Pesawat yang terkena dampak dilarang terbang untuk pemeriksaan dan pemeliharaan karena terlihat ada kerusakan pada kemudinya. Perusahaan telah menerapkan solusi alternatif untuk mengangkut wisatawan dengan cepat ke tujuan mereka, mengingat keamanan tetap ada “prioritas utamanya”.
Terlambat enam jam
Setelah verifikasi, Singapore Airlines mengizinkan A350 miliknya untuk melanjutkan penerbangan jarak jauh ke Singapura. Lepas landas ditunda enam jam, tetapi penumpang tidak perlu mengganti pesawat. Administrasi Penerbangan Federal (FAA) diluncurkan sebuah investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dari kontak tanah langka ini.












