Barcelona ingin menyelesaikan masa depan bek Andreas Christensen sesegera mungkin, dengan klub mengeluarkan ultimatum yang jelas mengenai situasi kontraknya.
Menurut laporan dari MARCA, Barcelona telah memberi tahu perwakilan Christensen bahwa mereka tidak akan membiarkan negosiasi berlarut-larut tanpa batas waktu.
Klub Catalan tersebut telah mengajukan apa yang mereka anggap sebagai proposal kontrak final dan kini menunggu tanggapan sang pemain.
Situasi yang sulit
Kontrak Christensen saat ini akan berakhir pada akhir musim, menempatkan Barcelona dalam posisi yang sulit.
Situasinya diperumit oleh musim yang sulit bagi sang bek, karena cedera sangat membatasi keterlibatannya sepanjang musim 2025/26.
Sejauh musim ini, Christensen hanya berhasil mencatatkan 17 penampilan di semua kompetisi dengan hanya mengumpulkan waktu bermain 515 menit.
Terlepas dari kekhawatiran tersebut, Barcelona masih membuka pintu untuk memperpanjang masa tinggal sang bek di klub.
Tidak ada terobosan
Negosiasi antara pihak klub dan agen sang pemain sudah berlangsung selama beberapa pekan, namun belum ada kesepakatan yang tercapai.
Pada tahap ini, Barcelona memutuskan mengambil sikap tegas demi menghindari ketidakpastian yang berkepanjangan.
Proposal klub mencakup perpanjangan kontrak dua tahun, tetapi dalam kondisi keuangan yang sangat berbeda dibandingkan dengan kesepakatan Christensen saat ini.
Tawaran Barcelona akan membuat sang bek mendapatkan sekitar setengah dari gajinya saat ini setiap musim, meskipun kontrak tersebut mencakup beberapa insentif berbasis kinerja yang dapat meningkatkan pendapatannya.
Beberapa peringatan
Berdasarkan struktur yang diusulkan dan mempertimbangkan riwayat kebugarannya, Christensen akan menerima bonus tergantung pada seberapa sering dia tampil dalam pertandingan.
Insentif khusus akan dipicu jika ia berpartisipasi dalam 30-40% permainan, tingkatan lain akan berlaku untuk 40-50%, dan bonus akhir akan diaktifkan jika ia muncul di lebih dari separuh pertandingan tim.
Jika bek Denmark itu mencapai ambang batas tertinggi, total gajinya bisa meningkat lebih dari 50% persen dibandingkan angka dasar yang ditawarkan dalam kontrak.
Namun perjanjian tersebut juga memuat klausul perlindungan bagi klub.
Jika Christensen gagal berpartisipasi dalam setidaknya 30% pertandingan di musim pertama, Barcelona memiliki opsi untuk mengakhiri kontrak dengan membayar biaya kompensasi yang jauh lebih rendah daripada gaji tahunan penuhnya.












