Home Politic Ponsel dan jejaring sosial: Emmanuel Macron ingin memperketat aturan bagi remaja

Ponsel dan jejaring sosial: Emmanuel Macron ingin memperketat aturan bagi remaja

35
0

Selama percakapan dengan pembaca Ouest-France, Emmanuel Macron meyakinkan pada hari Rabu 10 Desember di Saint-Malo bahwa dia menginginkannya melarang penggunaan jejaring sosial di kalangan remajamenurut surat kabar. Presiden menjelaskan bahwa dia ingin menerapkannya larangan ini bagi remaja di bawah usia “15 atau 16 tahun»untuk “mengirim pesan“. Menurut pernyataannya, platform sosial akan segera diwajibkan memverifikasi usia penggunanya, terima kasih untuk RUU yang akan diajukan pada bulan Januari.

Presiden juga mengumumkan keinginannya untuk melakukan ekspansi larangan ponsel ke sekolah menengah mulai September 2026, padahal hal ini sudah diterapkan di bangku kuliah. Pernyataan yang disampaikan dalam rangka lawatannya ke Perancis, yang berlangsung selama beberapa minggu, di mana pertanyaan tentang penggunaan jejaring sosial dan internet oleh kaum muda kerap muncul dalam pertanyaan para peserta.

Model Australia menjadi sorotan

Inisiatif baru Emmanuel Macron ini jelas terinspirasi sebuah ide yang implementasinya sedang berlangsung di Australia. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan pada hari Rabu 10 Desember larangan jejaring sosial di bawah 16 tahun di negara iniuntuk melindungi generasi muda dari pelecehan online, dan algoritma yang dapat mengekspos mereka terlalu dini terhadap konten kekerasan atau seksual.

Di Australia, pemerintah sudah memberlakukan kebijakan di Facebook, Instagram, Tik Tok, YouTube, Snapchat, Reddit, dan juga di platform streaming Kick dan Twitch, atau bahkan di Threads dan untuk memblokir kemungkinan pembuatan akun untuk semua anak di bawah umur 16 tahun.



Source link