Hakan Calhanoglu adalah salah satu pesepakbola paling berprestasi yang pernah dihasilkan Turki selama dekade terakhir.
Saat ini bermain untuk Inter Milan, sang gelandang telah membuat hampir 300 penampilan di Serie A dan terkenal bermain untuk kedua klub Milan tersebut.
Faktanya, kepindahannya yang kontroversial dari AC Milan ke Inter Milan pada tahun 2021 menimbulkan banyak gebrakan di media sepak bola Italia, sehingga memicu kemarahan para pemain. Rossoneri.
Namun, dalam periode singkat itu, lintasan karier Calhanoglu bisa saja berubah menjadi sangat berbeda, karena ia juga didekati oleh Barcelona.
Calhanoglu akui ketertarikan Barcelona pada 2021
Dalam wawancaranya baru-baru ini dengan KAFA Sports, pemain internasional Turki itu mengaku didekati Barcelona pada 2021, saat ia masih menunggu tawaran perpanjangan kontrak dari Milan.
“Kami menunggu hingga menit terakhir hingga Milan mengajukan tawaran perpanjangan, namun tak kunjung datang. Saat itu, agen saya memberi tahu saya bahwa Barcelona sudah mengajukan proposal dan Juventus juga berminat,” katanya (h/t OLAHRAGA).
Calhanoglu bergabung dengan Milan pada tahun 2017, namun setelah empat tahun bergabung Rossoneridia masih merasa kesulitan untuk mendapatkan perpanjangan kontrak, mendorongnya untuk melakukan peralihan kontroversial ke Inter Milan.
Saat itulah Barcelona yang saat itu di bawah kepemimpinan Ronald Koeman juga sempat melakukan pendekatan terhadap Calhanoglu, tak lama setelah kehilangan Lionel Messi.
Namun, pria asal Turki ini menjelaskan mengapa ia mengabaikan tawaran lainnya dan memilih pindah ke Inter Milan, semuanya berkat satu orang: Simone Inzaghi.
“Tetapi kemudian Inter muncul, di saat-saat terakhir. Inzaghi terus menelepon kami, dia sangat mencintai saya. Saat itu, saya bertanya pada diri sendiri: ‘Bagaimana Anda bisa pergi dari Milan ke Inter?’ Agen saya memberi tahu saya,
“’Pikirkanlah dan telepon aku ketika kamu bangun.’ saya menerimanya. Itu adalah keputusanku. Ketika saya memberi tahu keluarga saya, mereka menerimanya,” katanya.
Calhanoglu bergabung dengan Inter dengan status bebas transfer dan sejak itu telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan kompetitif untuk klub, memenangkan dua Coppa Italia dan satu gelar liga.
Barcelona, di sisi lain, saat ini tertarik pada rekan setim Calhanoglu, Alessandro Bastoni, yang menduduki puncak daftar keinginan pertahanan klub menjelang musim panas 2026.












