Home Politic Cuti berbayar yang diperoleh selama cuti sakit: hanya tinggal beberapa hari lagi...

Cuti berbayar yang diperoleh selama cuti sakit: hanya tinggal beberapa hari lagi untuk menuntutnya di pengadilan

5
0

Sebuah langkah maju bagi karyawan… tapi hati-hati dengan jadwalnya. Sejak reformasi yang diberlakukan pada April 2024, orang-orang yang mengambil cuti sakit, bahkan karena alasan non-profesional, kini dapat mengumpulkan cuti yang dibayar. Sebuah perkembangan penting dalam undang-undang ketenagakerjaan, namun disertai dengan tenggat waktu yang tidak boleh dilewatkan. Seperti yang diingat Perancis Baratdalam jangka waktu yang lama, pegawai yang sedang cuti sakit tidak memperoleh cuti baru yang dibayar, kecuali apabila terjadi kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Aturan ini telah diubah untuk mematuhi hukum Eropa, yang menjamin hak efektif atas cuti berbayar selama empat minggu per tahun.

Pengadilan Uni Eropa (CJEU) menegaskan bahwa cuti sakit dan cuti berbayar memiliki tujuan yang berbeda: pengobatan tidak sama dengan istirahat atau relaksasi. Dengan demikian, cuti sakit “klasik” memungkinkan Anda memperoleh hari cuti, dengan tarif sebesar 2 hari kerja per bulan. Reformasi ini tidak hanya berlaku untuk masa depan: namun juga memungkinkan pemulihan hak dalam jangka waktu tertentu dari 1 Desember 2009 hingga 24 April 2024.

Kurang dari sebulan untuk bertindak

Konkritnya, seorang karyawan dapat meminta cuti tambahan atau kompensasi jika mereka tidak dapat memanfaatkannya. Tapi hati-hati, ada batasannya: pada tahun tertentu, total cuti tidak bisa tidak melebihi 24 hari kerja. Dan yang krusial: karyawan yang masih bekerja harus bertindak cepat. Mereka punya dua tahun terhitung tanggal 24 April 2024 untuk mengambil tindakan hukum. Oleh karena itu, waktu yang tersisa kurang dari satu bulan untuk mendapatkan hak cuti sakit lama. Setelah jangka waktu ini, tidak mungkin lagi menuntut cuti ini di pengadilan.

Situasinya berbeda bagi mereka yang telah meninggalkan perusahaannya. Mereka dapat meminta kompensasi kompensasi di jangka waktu tiga tahun setelah kontrak mereka berakhir. Namun sekali lagi, waktu hampir habis: jika pemutusan kontrak sudah lebih dari tiga tahun, pada prinsipnya sudah terlambat. Di sisi lain, jika kasusnya lebih baru, tindakan masih mungkin dilakukan. Jika Anda khawatir, lebih baik bertindak sekarang daripada melihat sisa cuti Anda hilang selamanya.



Source link