Penyerang Barcelona Raphinha telah menjadi salah satu saluran serangan paling konsisten untuk Hansi Flick, menghadirkan intensitas, keterusterangan, dan produk akhir.
Kehilangannya saat ini, dengan pertandingan penting yang akan segera tiba, tidak hanya memengaruhi perencanaan taktis tetapi juga suasana di ruang ganti Barcelona.
Berbicara saat menjalani tugas internasional, Ronald Araujo tak menyembunyikan kekecewaannya setelah mengetahui kemunduran tersebut.
“Cedera Raphinha? Saya sangat sedih—semua orang tahu betapa pentingnya dia bagi kami.
“Tetapi pada akhirnya, kami adalah profesional, dan kami harus memberikan yang terbaik untuk klub dan tim nasional kami,” katanya sesuai ABC Sport.
Sebuah kekalahan besar bagi Barcelona
Seperti yang telah dikonfirmasi, cedera tersebut akan membuat Raphinha absen selama sekitar lima minggu menyusul masalah hamstring yang dialaminya saat mewakili Brasil.
Perlu dicatat bahwa Barcelona akan memasuki salah satu periode paling menuntut musim ini, dimulai dengan triple-header berisiko tinggi melawan Atletico Madrid.
Menghadapi lawan yang sama tiga kali hanya dalam sepuluh hari, sekali di La Liga dan dua kali di perempat final Liga Champions, membutuhkan kedalaman dan ketajaman menyerang.
Absennya Raphinha menghilangkan bagian penting dari persamaan tersebut.
Di luar bentrokan tersebut, jadwal yang ada tidak memberikan banyak keringanan. Pertandingan penting domestik melawan Espanyol, Celta Vigo, Getafe, dan Osasuna juga akan datang terlalu dini bagi sang pemain sayap.
Di sinilah musim bisa berubah, karena Barcelona tidak hanya kehilangan starter, mereka juga kehilangan pemain yang mempengaruhi tempo, menekan secara agresif, dan memberikan kontribusi di momen-momen yang menentukan.
Terakhir, ada juga ketidakpastian mengenai jadwal kembalinya dia ke Eropa.
Jika Barcelona lolos, ia diperkirakan akan melewatkan leg pertama semifinal Liga Champions, sementara ketersediaannya untuk leg kedua masih belum pasti.












