
Setelah turbulensi parah yang terjadi pada salah satu penerbangannya dari Los Angeles beberapa hari lalu, Delta Air Lines kembali dihadapkan pada masalah mesin pada sebuah Airbus. Pada malam Minggu 29 Maret hingga Senin 30 Maret, sebuah Airbus A330-323 milik perusahaan Amerika mengalami insiden serius saat lepas landas, kata dia. Pengiriman. Sementara dia meninggalkan landasan bandara São Paulo (Brasil) untuk mencapai Atlanta, Airbus melihatnya reaktor kiri menyala saat itu sedang dalam fase menaik di malam Brasil.
Gambar yang diambil oleh penumpang, dan disampaikan oleh akun khusus Air Plus News, menunjukkan mesinnya tersendat-sendat, berubah menjadi kecil suara berderak mirip dengan ledakan. Dalam gambar dari bandara, kita melihat mesin kiri pesawat terbakar, mengeluarkan apa yang tampak seperti puing-puing. Dengan sangat cepat, menara kendali memperingatkan kapten: “Delta, ada api di sayapmu”sementara kepanikan melanda kabin.
🔴 Video yang mengesankan dari kabin Airbus A330-300 Delta kemarin di Sao Paulo saat mesinnya dipompa. https://t.co/8Ig0Boax9G pic.twitter.com/U8KgL4nThK
— berita udara plus (@airplusnews) 30 Maret 2026
Kapten berhasil meyakinkan para penumpang
Namun karena berpengalaman dalam latihan tersebut, sang kapten berhasil menenangkan seluruh penumpang dan memutuskan untuk melakukannya prosedur darurat berbalik. Menurut data dari Flight Radar 24, pesawat melakukan putaran pendek di atas Guarulhos sebelum mendarat setelah sembilan menit di tempat yang sama saat lepas landas. Penerbangan DL104 lalu diinstal tanpa masalahHanya saja percikan api dari mesin yang terbakar menyulut area berumput tertentu di pinggir lintasan.
Menurut rekan kami, api dapat dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran yang tiba dengan cepat di lokasi. Perusahaan Amerika mengkonfirmasi kejadian tersebut, meminta maaf kepada penumpang atas trauma yang mungkin dialami beberapa orang, dan penyelidikan telah dibuka untuk mengetahui mengapa mesin Airbus terbakar saat lepas landas. Kebakaran yang menimbulkan pertanyaan, apalagi ini bukan pertama kalinya perusahaan menghadapi masalah seperti ini.
Seperti yang diingat Pengirimanpada bulan April dan September 2025, dua pesawat A330 telah mengalami kebakaran mesinnya, yang pertama saat masih berada di landasan, dan yang kedua saat hendak lepas landas. Agustus lalu, kali ini pada Boeing 737, penerbangan Delta Airlines lainnya yang menghubungkan Orlando ke Austin mengalami sebagian sayapnya terlepas di tengah penerbangan. Setiap kali kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menimbulkan ketakutan yang sangat besar di kalangan penumpang.












