Home Sports Bukan sekedar taktik – senjata rahasia Hansi Flick dalam mengejar kesuksesan di...

Bukan sekedar taktik – senjata rahasia Hansi Flick dalam mengejar kesuksesan di Barcelona

8
0


Hansi Flick menempatkan keseimbangan emosional sebagai pusat proyeknya di Barcelona, ​​​​sebuah strategi yang akan menjadi arahan tim selama fase paling menentukan musim ini.

Menurut jurnalis Cristina Cubero di Mundo Deportivo, pelatih Barcelona telah menegaskan bahwa mentalitas, kesatuan, dan kesejahteraan emosional sama pentingnya dengan persiapan taktis.

Pendekatan ini tercermin dalam beberapa keputusan penting yang diambil selama beberapa hari terakhir.

Apa ceritanya?

Salah satu contoh yang paling menonjol adalah penanganan pemulihan cedera Raphinha.

Daripada mempertahankan pemain sayap itu di lingkungan klub yang dikontrol ketat, Barcelona mengizinkannya kembali ke Brasil untuk memulihkan diri bersama keluarganya.

Keputusan tersebut tidak semata-mata bersifat medis. Sebaliknya, itu adalah langkah yang disengaja untuk memastikan sang pemain tetap kuat secara mental selama momen kritis dalam kampanye.

Pilihan ini menjelaskan bahwa di ruang ganti, pemain dinilai sebagai individu, bukan sekedar pemain.

Flick ingin para pemainnya kuat secara emosional. (Foto oleh Gabriel Kuchta/Getty Images)

Ke depan, dengan pertandingan-pertandingan bertekanan tinggi yang semakin dekat, termasuk triple-header yang menentukan melawan Atletico Madrid, Flick jelas memprioritaskan stabilitas emosional sebagai faktor kunci dalam mempertahankan tingkat kinerja.

Insiden Lamine Yamal

Sinyal kuat lainnya datang melalui dukungan publiknya terhadap Lamine Yamal.

Penyerang muda ini baru-baru ini menjadi pusat diskusi seputar pelecehan rasis saat menjalani tugas internasional bersama Spanyol, dan Flick tidak ragu untuk mendukungnya.

Dengan secara terbuka mendukung Yamal dan mengakui tanggapannya, manajer memperkuat budaya perlindungan dan persatuan dalam skuad.

Kehadiran Flick di laga beregu putri Barcelona juga mencerminkan visinya.

Sederhananya, ini bukan hanya tentang menunjukkan dukungan, tapi tentang merangkul identitas klub yang lebih luas.



Source link