
Sauvenson Calixte kembali ke keadaan penangkapannya oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE), diikuti dengan deportasinya ke Haiti, yang terjadi pada tanggal 5 Februari 2026, setelah beberapa bulan ditahan di Amerika Serikat.
Berdasarkan pengakuannya, penangkapannya terjadi pada 3 Oktober 2025. Hari itu, ia sedang hendak menonton pertandingan basket yang diikuti oleh agen ICE. Dengan cepat dicegat, dia diminta memberikan identitasnya. Setelah verifikasi, agen memberitahunya bahwa dia akan dibawa ke pusat penahanan untuk pemeriksaan mendalam. Pemeriksaan ini mengungkapkan bahwa dia sedang menunggu regularisasi status kependudukannya.
Namun, otoritas migrasi menganggap bahwa ia telah melampaui durasi yang diperbolehkan dalam program Pembebasan Bersyarat Kemanusiaan. Menyusul keputusan ini, Sauvenson Calixte dipindahkan ke pusat penahanan di Louisiana.
Dia akan menghabiskan waktu kurang lebih empat bulan di sana. Selama periode ini, beberapa langkah diambil oleh pengacaranya untuk mendapatkan pembebasannya, namun tidak membuahkan hasil. Dihadapkan pada kondisi penahanan yang ia gambarkan berbahaya, ia mengaku telah meminta dirinya kembali ke Haiti.
Deportasinya akhirnya dilakukan pada tanggal 5 Februari 2026. Kini setelah kembali ke rumah, ia mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukungnya selama cobaan berat ini, khususnya istrinya, yang ia ucapkan terima kasih atas dukungannya yang tiada henti.
Artikel serupa








