Home Sports Saksikan: Fans Atletico Madrid meneriakkan hinaan rasis terhadap superstar Barcelona

Saksikan: Fans Atletico Madrid meneriakkan hinaan rasis terhadap superstar Barcelona

8
0


Sabtu bukanlah hari terbaik bagi Atletico Madrid, dan tentu saja bukan untuk para penggemarnya karena Barcelona mengamankan kemenangan tipis 2-1 di Riyadh Air Metropolitano.

Kemenangan ini membantu tim Catalan memperbesar keunggulan mereka atas Real Madrid menjadi tujuh poin, dan semakin meningkatkan pertaruhan saat kedua tim bertemu lagi di Liga Champions tengah pekan ini.

Lamine Yamal adalah salah satu protagonis Barcelona, ​​​​saat ia melakukan tendangan yang hidup di sepertiga akhir lapangan, yang membuat frustrasi para penggemar Atletico Madrid, yang menggunakan nyanyian rasis terhadap pemain tersebut.

Atletico Madrid menghina Yamal secara rasis

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan suporter Atletico Madrid mengarahkan hinaan rasis ke Yamal.

Teriakan “Kamu sangat jelek” dan “Pergi ke Maroko” – yang menargetkan pemain berusia 18 tahun keturunan Maroko, terdengar dari sebagian penonton tuan rumah di Stadion Metropolitano.

Klip tersebut, pertama kali dibagikan pada hari Minggu secara luas oleh akun penggemar, menunjukkan para pendukung mengulangi hinaan tersebut secara serempak.

Hal ini terjadi pada saat remaja sensasional tersebut melakukan serangkaian lari berbahaya, umpan trivela yang menjadi sorotan, dan sayangnya tendangannya membentur tiang gawang.

Seorang pemain Atletico dikeluarkan dari lapangan pada waktu jeda penonton di Yamal saat tim tamu menekan untuk mencetak gol kemenangan. Robert Lewandowski mencetak gol pada menit ke-87 untuk melengkapi comeback.

Pelatih Hansi Flick kemudian menggambarkan Yamal sedikit kecewa pada waktu penuh tetapi sepenuhnya mendukung tindakan pemain tersebut.

Para pemain dan staf Barcelona belum mengomentari nyanyian tersebut secara terbuka. Insiden ini adalah yang terbaru dari serangkaian episode rasis yang ditujukan kepada Yamal, yang menentang pelecehan serupa di masa lalu.





Source link