Home Sports Barcelona diberi bantuan karena presiden Inter menolak mengesampingkan keluarnya target prioritas: ‘Kami...

Barcelona diberi bantuan karena presiden Inter menolak mengesampingkan keluarnya target prioritas: ‘Kami akan mengatasi masalah ini nanti’

8
0


Menjelang jendela transfer musim panas, Alessandro Bastoni menjadi pusat spekulasi yang berkembang, dan Barcelona terus mewaspadai bek Italia tersebut.

Meski terikat dengan Inter Milan hingga 2028, situasi tersebut tidak luput dari perhatian para petinggi klub.

Menjelang pertandingan Inter melawan AS Roma, yang dimenangkan Inter dengan skor 5-2, presiden klub Giuseppe Marotta menjawab rumor yang beredar.

Meskipun posisi awalnya tampak kuat dan meyakinkan, tanggapannya secara keseluruhan menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu pun dalam sepak bola yang benar-benar mustahil.

Apa yang Marotta katakan?

Berbicara tentang pentingnya Bastoni, Marotta menjelaskan betapa klub sangat menghargai pemain berusia 26 tahun itu. Dia menyatakan,

“Bastoni adalah aset bagi Inter dan sepakbola Italia, dan itulah cara kami melihatnya.

“Saya sudah membaca bahwa hampir pasti dia akan meninggalkan klub, tapi bukan itu masalahnya. Lalu, seperti semua pemain, ini adalah masalah yang akan kami atasi nanti.”

Marotta membela Bastoni di tengah reaksi keras tersebut. (Foto oleh Marco Luzzani/Getty Images)

Namun perbincangan seputar Bastoni tidak sebatas spekulasi transfer.

Sang bek baru-baru ini menghadapi kritik di Italia menyusul kartu merah yang diterimanya saat kualifikasi Piala Dunia melawan Bosnia, sebuah momen yang menyebabkan tim nasional sepak bola Italia gagal lolos ke kualifikasi Piala Dunia.

Marotta tak menahan diri saat membela pemainnya dari serangan balasan. Dia menambahkan,

“Cara dia difitnah sungguh memalukan, seolah-olah dia bersalah entah apa. Dia tidak pantas menerima perlakuan itu.

“Dalam hidup, kesalahan memang terjadi, tapi di Italia, kita semua harus berubah menjadi psikolog, menjadi ahli sepak bola, tanpa mengetahui orang dan profesional seperti apa yang kita hadapi.

“Dia melakukan kesalahan, tapi wajar jika seseorang seusianya menghadapi hal seperti ini,” dia menyimpulkan.

Sumber: Mundo Deportivo



Source link