Home Politic menerangi timpani portal barat katedral

menerangi timpani portal barat katedral

6
0

Katedral Strasbourg, yang digambarkan oleh Victor Hugo sebagai “keajaiban dari yang raksasa dan halus”, tetap menjadi simbol dan jantung sejarah politik, budaya dan agama Alsace. Sebuah buku yang benar-benar terbuka, di dalamnya terdapat iman umat Kristiani dan ajaran Gereja, terutama melalui patung-patung yang sangat indah. Timpani membentuk, di bagian atas tiga portal fasad barat, sebuah lukisan dinding monumental yang menggambarkan kehidupan Yesus: dari Epifani hingga Penghakiman Terakhir, termasuk Sengsara dan Kebangkitan. Mereka menawarkan kepada kita kisah alkitabiah yang memadukan alur klasik narasi dengan aksen orisinal atau simbolis, bahkan mengejutkan, terkadang bahkan penuh teka-teki.

Pesan mendalam untuk diuraikan

François Muller, dosen pembimbing dan diakon paroki katedral, menawarkan pembacaan rinci tentang karya luar biasa ini, baik dalam dimensi historis maupun ikonografisnya. Lebih dari sekedar narasi sederhana, buku ini mengundang kita untuk menguraikan pesan-pesan mendalam dan berbagai interpretasi dari adegan-adegan yang terpahat ini, sambil menyoroti diskusi dan interpretasi yang menjadikan Katedral Strasbourg memiliki karakter rahasia dan kesaksian iman yang kuat.

Bertemu pada hari Rabu 8 April pukul 6 sore – tiket masuk gratis – di Münsterhof, 9, rue des Jewish, Strasbourg.



Source link