Home Sports Tiga Alasan Barcelona Percaya Comeback vs Atletico Madrid

Tiga Alasan Barcelona Percaya Comeback vs Atletico Madrid

11
0


Barcelona kini berada dalam posisi sulit setelah menderita kekalahan 0-2 melawan Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.

Hasil tersebut tidak hanya memperlihatkan beberapa kelemahan tetapi juga memberikan tekanan besar pada leg kedua.

Membalikkan defisit dua gol tidak pernah mudah, terutama melawan tim Atletico yang solid dalam bertahan.

Terlebih lagi, situasinya menjadi lebih rumit karena keadaan di sekitar pertandingan tersebut.

Sebelum bertandang ke Metropolitano, Barcelona terlebih dahulu harus mengalihkan fokus mereka ke pertandingan penting La Liga melawan Espanyol.

Rotasi skuad akan diperlukan, dan itu dapat memengaruhi ritme menjelang malam Eropa yang menentukan.

Menambah kekhawatiran mereka, Pau Cubarsi akan melewatkan leg kedua karena skorsing, sementara kebugaran Pedri dan Marc Bernal masih diragukan.

Kemunduran ini secara signifikan dapat mempengaruhi stabilitas pertahanan dan kontrol lini tengah.

Namun, ada cukup alasan bagi Barcelona untuk merasa bahwa comeback masih mungkin terjadi.

Hasil sebelumnya melawan Atletico menawarkan harapan nyata

Meski mengalami kemunduran, Barcelona punya alasan kuat untuk yakin mereka masih bisa membalikkan keadaan.

Barcelona sebelumnya pernah mengalahkan Atletico Madrid. (Foto oleh Alex Caparros/Getty Images)

Salah satu hal positif terbesar datang dari rekor terbaru mereka melawan Atletico Madrid.

Pasukan Hansi Flick sudah menunjukkan bahwa mereka bisa membuahkan hasil besar melawan tim besutan Diego Simeone, meski di lingkungan sulit.

Lebih dari setahun yang lalu, Barcelona berhasil membalikkan defisit 0-2 di Metropolitano untuk mengamankan kemenangan luar biasa 4-2.

Kembalinya mereka tetap menjadi pengingat kuat akan kemampuan skuad ini di bawah tekanan.

Musim ini, Barcelona kembali menunjukkan kemampuannya merespons saat melawan Atletico.

Setelah tertinggal 0-1 di Montjuïc di La Liga, mereka bangkit kembali untuk menang 3-1.

Menariknya, skor persis tersebut akan cukup untuk memaksa perpanjangan waktu pada pertandingan Liga Champions saat ini.

Ada juga leg kedua semifinal Copa del Rey baru-baru ini, di mana Barcelona mengamankan kemenangan dominan 3-0.

Meskipun hasil tersebut datang dalam konteks yang berbeda, hasil tersebut tetap menyoroti kemampuan tim untuk memberikan hasil ketika semuanya berjalan lancar.

Statistik unta Barcelona

Alasan utama optimisme lainnya terletak pada kemampuan Barcelona untuk bangkit dari posisi kehilangan musim ini.

Barcelona telah beberapa kali menyatakan comeback musim ini. (Foto oleh Denis Doyle/Getty Images)

Sederhananya, Barcelona telah melakukan sepuluh comeback musim ini di semua kompetisi, termasuk tujuh di La Liga dan tiga di Liga Champions.

Statistik itu saja membuktikan Barcelona tidak panik saat berada di bawah tekanan.

Lebih penting lagi, enam dari comeback tersebut terjadi di laga tandang, yang merupakan faktor krusial menjelang leg kedua di Madrid, karena ini membuktikan bahwa Barcelona mampu mengatasi atmosfer yang tidak bersahabat dan tetap memberikan hasil.

Salah satu contoh yang menonjol adalah kemenangan mendebarkan 5-3 atas Real Betis dan pertandingan seperti itu menunjukkan kualitas serangan dalam skuad dan kemampuan mereka untuk mengungguli lawan bahkan dalam situasi sulit.

Meski begitu, sejarah Eropa menghadirkan sedikit kekhawatiran.

Sebab, Barcelona sebelumnya sudah membalikkan ketertinggalan dua gol atau lebih dalam lima kesempatan dari 12 percobaan, namun semua keberhasilan itu terjadi di kandang sendiri.

Kali ini, mereka harus mencapai hal serupa di luar stadion mereka sendiri.

Kembalinya De Jong bisa menjadi penentu

Meskipun cedera dan skorsing telah menimbulkan masalah, ada juga peningkatan yang signifikan menjelang leg kedua.

Frenkie de Jong akan kembali untuk leg kedua. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Pasalnya, Frenkie de Jong akan segera kembali dan kehadirannya bisa berperan penting dalam peluang Barcelona untuk kembali.

Gelandang Belanda ini menawarkan ketenangan, kontrol, dan kecerdasan dalam penguasaan bola – kualitas yang jelas hilang di leg pertama.

Flick diperkirakan akan memberinya menit bermain melawan Espanyol untuk memastikan dia sepenuhnya fit untuk perjalanan ke Metropolitano.

Kehadirannya, terutama setelah potensi absennya Pedri dan Marc Bernal, akan menjadi penyemangat besar.

Selain taktik dan kedalaman skuad, Barcelona juga akan sangat bergantung pada respons emosional mereka.

Kekalahan di leg pertama jelas berdampak pada para pemain, dan kekecewaan itu bisa menjadi motivasi menjelang pertandingan kedua.

Ini adalah skuad yang telah menunjukkan ketahanan sepanjang musim.

Ketika dihadapkan pada kesulitan, mereka seringkali merespons dengan penampilan yang kuat dan mentalitas itu akan diuji sekali lagi di Metropolitano.



Source link