Ajax sudah lama menjadi sarang pesepakbola berbakat, dan bahkan di saat klub tersebut belum mendominasi sepak bola Belanda, Ajax terus menghasilkan pemain-pemain berbakat.
Produk terbarunya adalah Mika Godts, pemain sayap penjelajah yang sudah dijuluki sebagai Eden Hazard berikutnya karena gaya permainannya yang dinamis dan kemampuannya melewati pemain bertahan.
Barcelona di antara klub-klub yang mengawasi
Menurut Graeme Bailey, Barcelona termasuk di antara klub yang mengawasi perkembangan Godts.
Pemain berusia 20 tahun ini telah terlibat dalam sebanyak 29 gol di semua kompetisi musim ini, dan mendapat panggilan pertama ke Belgia bulan lalu.
Tim Catalan jelas terkesan dengan perkembangan Godts. Namun, mereka menghadapi persaingan yang signifikan dalam perebutan tanda tangan bintang muda Belgia itu.
Di Spanyol saja, Barcelona menghadapi persaingan dari Atletico Madrid sementara tim Bundesliga RB Leipzig juga tertarik.
Di Premier League, Chelsea dan Arsenal termasuk di antara klub yang tertarik pada jasa Godts, sementara Manchester United dan Liverpool juga merupakan pengagum berat pemain internasional Belgia tersebut.
Oleh karena itu, mendapatkan jasa Godts bisa menjadi sangat sulit bagi tim Barcelona yang sudah menghadapi kemerosotan ekonomi yang berkelanjutan.
Salah satu jalan potensial yang bisa dijelajahi Barca adalah hubungan kuat mereka dengan Jordi Cruyff, yang saat ini menjabat sebagai direktur teknis Ajax.
Faktanya, Cruyff sendiri tertarik dengan salah satu talenta muda Barcelona, Shane Kluivert dan baru-baru ini menghadiri pertandingan Barça Atletic melawan Atletic Lleida.
Namun hubungan tersebut sepertinya tidak akan membuahkan hasil karena Ajax harus meminta mahal atas jasa speedster Belgia yang terikat kontrak hingga 2029 tersebut.












