Bukan rahasia lagi saat ini bahwa FC Barcelona berniat untuk memperkuat posisi No. 9 di musim panas, dengan keluarnya Robert Lewandowski dari klub tampaknya sudah pasti.
Dan, seperti yang diberitakan secara luas, Julian Alvarez dari Atletico Madrid dipandang sebagai target prioritas juara bertahan La Liga tersebut meski diperkirakan akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan kesepakatan.
Kontak dibuat
Kini, menurut ESPN, Barcelona telah memulai kontak dengan Atletico Madrid untuk memahami sikap mereka terhadap kemungkinan penjualan Alvarez di musim panas.
Teh Blaugrana Sadar sepenuhnya bahwa operasi tersebut akan berjalan rumit, baik karena alasan finansial maupun keengganan Atletico Madrid melepas salah satu pemain terbaiknya.
Teh Rojiblancos menandatangani pemain internasional Argentina dari Manchester City pada tahun 2024 dalam kesepakatan senilai hampir €100 juta, dengan kontraknya berlaku hingga tahun 2030 dan berisi klausul pelepasan senilai €500 juta.
Selain itu, tim asuhan Diego Simeone sedang berupaya memperpanjang kontrak Alvarez hingga 2032 di tengah meningkatnya minat terhadap jasanya, dengan Arsenal juga mengincarnya.
Barcelona, yang masih belum menerapkan aturan Financial Fair Play 1:1, berharap keinginan sang pemain untuk pindah dapat membantu mereka, seperti situasi Antoine Griezmann pada tahun 2019.
Oleh karena itu, kontak awal telah dilakukan dengan klub ibu kota Spanyol untuk mengetahui sikap mereka mengenai masalah ini, meskipun mereka telah beberapa kali menyatakan secara terbuka bahwa Alvarez tidak akan dijual.
Presiden Barcelona Joan Laporta diperkirakan akan memimpin negosiasi sendiri dengan direktur olahraga Atletico Madrid Mateu Alemany. Hubungan yang rumit dengan pihak terakhir dapat semakin mempersulit keadaan.
Dengan adanya laporan yang menyebutkan bahwa rombongan Alvarez sudah mencari rumah di Barcelona, sang pemain tampaknya tertarik untuk pindah. Semuanya sekarang akan tergantung pada bagaimana kemajuan pembicaraan antara kedua klub.












