Home Sports Cedera Lamine Yamal membuka perebutan trofi Zarra; Barcelona membintangi salah satu kandidat

Cedera Lamine Yamal membuka perebutan trofi Zarra; Barcelona membintangi salah satu kandidat

7
0


Cedera yang dialami Lamine Yamal mungkin tidak akan terlalu berdampak bagi Barcelona, ​​​​kini gelar La Liga sudah hampir tersegel.

Faktanya, cedera yang dialami pemain muda tersebut kini membuka perlombaan menarik untuk meraih trofi Zarra – sebuah penghargaan yang diberikan kepada pemain Spanyol dengan skor tertinggi di liga.

Ini adalah hadiah formalitas di musim normal mana pun. Namun di tahun Piala Dunia, mengamankan trofi Zarra bisa menjadi hal yang signifikan dalam konteks terpilih masuk tim nasional Spanyol akhir musim panas ini.

Perlombaan sedang berlangsung

Yamal, yang menjadi kandidat pertama peraih penghargaan tersebut, tidak akan tampil lagi hingga Piala Dunia setelah mengalami cedera.

Hal ini membuat empat pemain harus bertarung memperebutkan trofi yang memiliki bobot signifikan di tahun Piala Dunia, karena hal ini sering kali memengaruhi pemilihan tim nasional.

Dua pesaing utama adalah Ferran Torres dan Mikel Oyarzabal, keduanya mencetak 14 gol, hanya tertinggal dua gol dari Yamal.

Ferran difavoritkan memenangkan trofi Zarra setelah Yamal cedera (Foto oleh Denis Doyle/Getty Images)

Pasangan ini secara kebetulan adalah satu-satunya pemain nomor sembilan yang dianggap sebagai starter dalam skuad Piala Dunia asuhan Luis de la Fuente.

Torres, yang mengalami masa sulit di awal musim, telah menemukan kembali performa terbaiknya dan menunjukkan prestasi yang luar biasa, karena 14 golnya tercipta dari permainan terbuka, tanpa penalti.

Oyarzabal menyamai dia dengan 14 gol, meskipun enam di antaranya tercipta dari titik penalti.

Perjuangan Ferran di awal musim ini terdokumentasi dengan baik, namun kembalinya performa terbaiknya terjadi tepat pada waktunya.

Penantang selanjutnya untuk Oyarzabal dan Ferran termasuk pemain Celta Vigo Borja Iglesias, yang mencetak 12 gol (empat dari penalti) dan striker Alaves Toni Martinez, yang mencetak 11 gol, tidak satupun dari titik penalti.



Source link