Selama kepemimpinan Hansi Flick, Barcelona telah menyaksikan banyak kisah sukses, termasuk kebangkitan Lamine Yamal, kebangkitan Raphinha, dan penandatanganan Joan Garcia.
Namun, hal besar lainnya yang bisa diambil dari rezim Flick adalah Pedri mengubah dirinya, dari sudut pandang kebugaran.
cedera Meski tidak pernah benar-benar meninggalkannya, Pedri bukan lagi gelandang rapuh seperti dulu dan telah menjadi salah satu pemain Barcelona yang paling banyak digunakan di bawah Flick.
Pedri tentang kebugarannya, rutinitas olahraganya, dan banyak lagi
Dalam interaksi baru-baru ini di acara Decathlon (h/t Mundo Deportivo), Pedri buka-bukaan tentang perubahan gaya hidup yang dilakukannya yang berkontribusi pada peningkatan kondisi fisiknya.
“Kami menemukan formula yang tepat dalam persiapan fisik saya untuk mencoba meminimalisir cedera. Saya berhasil mencapai konsistensi yang saya butuhkan,” katanya.
Bagian penting dari formula tersebut adalah gym, dengan sang gelandang lebih sering melakukan latihan kekuatan.
“Hasil yang Anda peroleh dari sesi latihan kekuatan di gym sangat spektakuler. Selain membantu mencegah cedera, hal ini meningkatkan kekuatan dalam pukulan dan meningkatkan putaran,” katanya.
Mungkin yang menarik, perubahan terbesar terjadi atas saran rekan satu tim. Ferran Torres yang sudah melakukan puasa intermiten meyakinkan Pedri untuk mencobanya.
“Saya merasa jauh lebih baik sejak itu dan saya akan melanjutkannya. Saya makan dua kali sehari, makan siang dan makan malam,” dia menambahkan.
“Saya hanya sarapan pada hari pertandingan, dan saya makan dalam porsi yang cukup besar.” Dia mengatakannya dalam penampilannya baru-baru ini El Hormiguero Selain Torres, kedua pemain tersebut mengaku makan wafel dengan coklat sebelum pertandingan sebagai cara untuk menambah karbohidrat.
Terakhir, Pedri yang sedang mengejar tonggak sejarah pribadinya musim ini mengaku memang punya satu kelemahan, yakni soal pola makan.
“Saya sangat sulit menolak kroket ham buatan ibu saya. Saya hanya mencobanya sesekali setelah pertandingan,” dia menyimpulkan.












