Penegakan hukum membunyikan alarm. Penasihat bank palsu, pemadam kebakaran, tukang listrik atau tukang kebun pasar di rumah, Pencurian berkualitas palsu bukanlah hal baru dan memakan banyak korban setiap tahunnya. Namun, dalam beberapa hari terakhir, ada fungsi lain yang dirampas untuk tujuan kriminal oleh penjahat untuk menjebak calon korban. Seperti dilansir RMC Conso, di beberapa departemen, polisi kota meminta jejaring sosial untuk sangat berhati-hati dalam menghadapi peningkatan penipuan pencurian identitas. Hal ini misalnya terjadi di Indre-et-Loire atau Deux-Sèvres.
Meskipun teknik menipu petugas polisi palsu bisa bermacam-macam bentuknya, salah satunya nampaknya jauh lebih populer dibandingkan yang lain. Dan setidaknya yang bisa kami katakan adalah bahwa sistem ini diminyaki dengan sangat baik. Terutama menyasar masyarakat terpencil atau tuapara penipu melakukan kontak dengan korbannya dengan berpura-pura menjadi petugas polisi. Mereka kemudian memberitahunya bahwa mereka telah menangkap seorang pencuri yang berencana merampoknya.
Mempermainkan kepercayaan korban
Sekali kepercayaan yang dibangun dengan korbanpara penjahat bersikeras untuk pergi ke rumahnya untuk memeriksa apakah semua harta miliknya yang berharga, termasuk perhiasannya, aman dan ingin datang dan memeriksanya sendiri. Di lokasi, seorang kaki tangan yang mengenakan seragam polisi palsu kemudian muncul pidato yang dipersiapkan dengan baik agar tidak menimbulkan kecurigaan. Dia kemudian dapat berpura-pura melakukan inventarisasi barang atau bahkan memulihkan barang-barang yang memiliki nilai paling besar untuk inventaris yang seharusnya, atau bahkan menyegel. Setelah jebakan ditutup pada korban, penjahat akhirnya pergi dengan membawa perhiasan, uang atau benda berharga lainnya sebelum menghilang ke udara.
Meskipun beberapa korban sudah terjerumus ke dalam perangkap polisi palsu, polisi (kali ini yang asli) mengingatkan kita akan tindakan sederhana agar harta berharga mereka tidak dirampok. Oleh karena itu penting untuk dicatat bahwadalam keadaan apa pun petugas polisi tidak akan meminta sejumlah uang, perhiasan, atau kartu bank dengan kode rahasia. Juga, polisi tidak pernah datang ke rumah pribadi untuk memulihkan barang-barang berharga. Meskipun kelompok lansia masih menjadi target utama, pihak berwenang mendesak agar masyarakat sangat berhati-hati terhadap kelompok ini.












