Laga pembuka Copa del Rey Barcelona melawan CD Guadalajara bisa menawarkan lebih dari sekadar kemajuan rutin ke babak berikutnya.
Menurut laporan terbaru dari AS, Hansi Flick secara serius mempertimbangkan eksperimen taktis yang akan menempatkan Fermin Lopez sebagai pemain nomor 9, sebuah langkah yang langsung memicu intrik di sekitar klub.
Outlet tersebut menyebutkan bahwa ide tersebut tidak sepenuhnya baru. Gagasan untuk menggunakan Fermin dalam peran yang lebih maju telah ada dalam perbincangan internal sebelumnya.
Flick baru-baru ini menyebut Fermin sebagai salah satu opsi penyerang untuk pertandingan Guadalajara, dan referensi tunggal tersebut telah mengalihkan fokus pertandingan.
Faktor yang berperan
Oleh karena itu, ada beberapa faktor yang mendorong Flick ke arah ini.
Robert Lewandowski saat ini tidak bisa bermain karena cedera, Ferran Torres diperkirakan akan menjadi starter melawan Villarreal, dan Marcus Rashford dipandang jauh lebih efektif beroperasi dari sayap kiri.
Dalam konteks itu, Fermin telah muncul sebagai alternatif yang nyata, terutama karena ia tidak kekurangan kualitas dalam mencetak gol.
Keahliannya dalam memasuki area berbahaya dan menyelesaikan peluang sudah terlihat jelas, meskipun gol-gol tersebut biasanya datang dari posisi yang lebih dalam atau lebih luas daripada sebagai titik referensi tetap dalam serangan.
Di situlah letak risikonya. Menggunakan Fermin sebagai pemain nomor 9 berpotensi menghilangkan beberapa naluri alaminya, menariknya menjauh dari tempat yang paling nyaman baginya.
Namun, Copa del Rey menghadirkan ajang uji coba yang ideal. Fermin bukanlah pemain yang menghindari kontak fisik, dan kemampuannya untuk menghubungkan permainan dan menekan secara agresif dapat mengimbangi kurangnya profil striker klasik.
Untuk saat ini yang pasti Fermin akan kembali ke starting line-up melawan Guadalajara. Satu-satunya pertanyaan sebenarnya adalah di mana.












