
Eva Vacheau. Foto DR
Apa manfaat nutrisi telur?
“Telur menyediakan sekitar 6 hingga 7 g protein, setara dengan keju Petit-Swiss. Sebagai orang dewasa harus mengonsumsi protein dalam jumlah yang cukup setiap hari (sekitar 1 g per kilo berat badan), telur adalah makanan yang sangat menarik. Telur menyediakan semua asam amino esensial, serta beberapa vitamin penting: vitamin A (bermanfaat untuk penglihatan dan kulit), D (berperan pada kekebalan dan keseimbangan hormonal), E (antioksidan) dan K (baik untuk kesehatan tulang). Kuning telur juga mengandung kolin, zat yang berharga nutrisi untuk daya ingat dan fungsi otak. Terakhir, bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi daging atau ikan, telur merupakan alternatif yang sangat baik.
Apa saja risiko konsumsi telur yang sangat tinggi?
“Pada orang yang tidak memiliki masalah kolesterol tinggi, mengonsumsi 2 hingga 3 butir telur per hari umumnya tidak menimbulkan masalah. Sebaliknya, bila Anda memiliki kolesterol tinggi, sebaiknya batasi konsumsi 2 atau 3 butir telur per minggu. Dan bagi anak-anak yang harus mengonsumsi protein minimal 0,7 gram per hari, sebaiknya batasi diri hanya satu butir telur setiap dua hari dan sumber protein yang bervariasi. Remaja boleh mengonsumsi hingga satu butir telur per hari. »
“Tidak semua telur sama. »
Apakah cara memasak telur (digoreng, direbus, digoreng, dll) mengubah dampaknya terhadap kesehatan?
“Masakan terbaik: saat putihnya sudah matang dan kuning telurnya sedikit encer. Saat Anda membuat telur rebus, setengah matang, atau rebus misalnya. Cara memasak ini lebih baik menjaga omega-3 dan vitamin. Sebaliknya, telur rebus atau goreng kehilangan sebagian mikronutriennya. Dari sudut pandang metabolisme, mengonsumsinya di pagi hari adalah pilihan yang ideal: telur membantu menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan produksi neurotransmitter yang bermanfaat. »
Bisakah konsumsi telur yang tinggi menggantikan sumber protein lain?
” Ya. Tiga butir telur menyediakan sekitar 19 gram protein, yang jumlahnya hampir sama dengan 100 gram daging ayam atau ikan. Oleh karena itu, telur dapat menjadi alternatif yang baik, terutama karena telur juga merupakan pilihan yang lebih ramah lingkungan. »
Apakah telur organik atau telur ayam kampung memiliki nutrisi yang lebih baik?
“Tidak semua telur sama. Ayam betina yang dibesarkan secara bebas, dan berkeliaran di luar, akan menghasilkan telur dengan profil nutrisi yang lebih baik. Sektor Bleu-Blanc-Cœur adalah ilustrasinya: ayam-ayam ini menerima makanan yang diperkaya dengan biji rami, yang meningkatkan kandungan omega-3 dalam telurnya. SebaliknyaAyam betina yang dipelihara dalam kandang akan mengalami stres dan menghasilkan telur yang kurang kaya nutrisi, lebih banyak mengandung lemak jahat, dan lebih sedikit omega-3. »
Revolusi penurunan berat badan
(Edisi Courier du livre), Eva Vacheau, 19,90 euro.
Source link












