Saat Barcelona menatap tahun 2026, klub tersebut mendapat pukulan baru dari cedera, dengan Andreas Christensen mengalami cedera ACL yang tampak serius.
Pemain internasional Denmark itu telah absen setidaknya selama tiga hingga empat bulan, dan klub akan mengikuti kebijakan pengobatan konservatif.
Christensen membuat Barcelona sangat kekurangan dalam hal opsi pertahanan, yang, ditambah dengan keluarnya Inigo Martinez pada musim panas, telah memberikan tekanan pada dewan direksi Barcelona.
Barcelona akan mempertimbangkan penandatanganan Januari
Kini, dalam perkembangan yang signifikan, Diario SPORT mengabarkan bahwa Barcelona akan mempertimbangkan pemain baru pada jendela transfer Januari mendatang.
Hal ini merupakan respons langsung terhadap cederanya Christensen, selain fakta bahwa Ronald Araujo harus absen karena masalah kesehatan mental, meski pemain internasional Uruguay itu diperkirakan akan kembali pada awal tahun depan.
Oleh karena itu, tujuan utama Barcelona adalah memperkuat lini belakang. Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa klub tidak akan mengejar target musim panas mereka karena target tersebut tidak tersedia saat ini.
Mengingat hal itu, Barcelona diperkirakan hanya akan menandatangani solusi sementara di lini pertahanan, kemungkinan besar dalam bentuk kesepakatan pinjaman.
Dari perspektif Financial Fair Play, Barcelona akan dapat merekrut pengganti Christensen, asalkan pemain Denmark itu absen lebih dari empat bulan.
Hal ini berkat peraturan La Liga yang memperbolehkan sebuah klub menggunakan hingga 80% margin gaji pemain yang cedera, dengan syarat ia absen karena cedera jangka panjang.
Hal serupa mungkin terjadi pada Christensen, terutama karena Barcelona memilih pendekatan konservatif. Mendaftarkan pemain baru dan menandatangani kontrak seharusnya tidak menjadi masalah bagi klub.












