Andreas Christensen mengalami cedera lutut serius di saat masa depannya di FC Barcelona masih jauh dari kepastian.
Memang benar, kontrak bek Denmark di klub tersebut akan berakhir pada Juni 2026, yang berarti ia akan memasuki enam bulan terakhir kontraknya dalam waktu kurang dari seminggu.
Kini, setelah cedera ACL parsial, ia harus absen selama empat dari enam bulan, tidak mampu meyakinkan klub atau menarik peminat dengan penampilannya di lapangan.
Laporta ingin memperbarui Christensen
Mengingat situasinya, presiden Barcelona Joan Laporta bersikeras menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun kepada Christensen, lapor Ramon Salmurri tentang Radio Katalunya.
Meski sempat mendapat penolakan dari pihak klub, Laporta nampaknya tetap teguh pada pendiriannya karena tak ingin ‘meninggalkan’ Christensen dalam situasi sulit ini.
Perlu dicatat bahwa Christensen selalu menyatakan keinginannya untuk bertahan di Barca melebihi durasi kontraknya saat ini.
Meskipun menit bermainnya terbatas, terutama karena masalah kebugaran, bek tengah berusia 29 tahun ini tetap mendapat pujian tinggi di klub karena kualitas dan profesionalismenya.
Jadi, tidak mengherankan jika Barcelona menawarkan perpanjangan satu tahun kepada mantan pemain Chelsea itu, meski kemungkinan besar hal itu akan disertai dengan penyesuaian gajinya.
Sejak bergabung dengan tim Catalan pada musim panas 2022 sebagai agen bebas, Christensen telah menghabiskan hampir satu tahun absen karena cedera, total absen dalam 81 pertandingan.
Oleh karena itu, pasti ada kekhawatiran di dalam klub tentang tawaran perpanjangan kontrak kepadanya. Namun, untuk saat ini, Laporta tampaknya lebih memilih untuk memperbarui kontraknya selama satu tahun.












