Roony Bardghji ditandatangani sebagai taruhan untuk masa depan oleh FC Barcelona musim panas lalu.
Meskipun ada minat yang kuat dari klub-klub seperti Borussia Dortmund, Bayern Munich, Chelsea, dan Atletico Madrid, klub berhasil mengontrak pemain sayap tersebut dari FC Copenhagen seharga €2 juta.
Barcelona memanfaatkan fakta bahwa kontraknya hanya tersisa satu tahun dengan tim Denmark dan menerima risiko setelah ia kembali dari cedera serius.
Enam bulan kemudian, bintang muda berusia 20 tahun ini kini sepenuhnya terintegrasi ke dalam skuad dan kehidupan di kota. Sementara pihak klub sangat puas dengan penampilannya meski menit bermainnya tidak banyak.
Tidak ada jalan keluar bulan Januari untuk Bardghji
Faktanya, meski ada minat dari beberapa klub yang mempertimbangkan kemungkinan peminjaman bulan ini, Barcelona telah menutup pintu untuk kepergiannya, lapornya Mundo Deportivo.
Mereka percaya bahwa Bardghji tidak hanya memiliki masa depan yang cerah di klub, tetapi juga akan menjadi pemain yang sangat berguna sepanjang musim yang penuh dengan pertandingan.
Meski baru tampil dalam sembilan dari 25 pertandingan resmi yang dijalani Barcelona sejauh musim ini, baik Hansi Flick maupun Deco menaruh kepercayaan penuh padanya.
Meski Lamine Yamal bermain di posisinya, fakta bahwa superstar berusia 18 tahun itu sudah beroperasi sebagai gelandang serang membuka opsi bagi Roony untuk mendapatkan menit bermain di sayap.
Selain itu, La Masia Lulusan tidak akan bisa bermain di setiap pertandingan, dan di pertandingan itulah Bardghji diharapkan mendapatkan peluangnya. Jika diperlukan, Flick juga bisa menggunakan pemain internasional Swedia itu sebagai gelandang serang.
Bardghji beroperasi dengan baik di dekat area penalti dan memanfaatkan tembakan kuatnya dengan baik saat ingin mencetak gol. Jadi, bagi sang pemain sayap, pintu untuk kepergiannya pada bulan Januari sudah tertutup meskipun ada minat dan tawaran.












