Home Sports Tiga nama tenar yang pernah bermain untuk Barcelona dan Espanyol

Tiga nama tenar yang pernah bermain untuk Barcelona dan Espanyol

64
0


Dengan derby Catalan yang akan berlangsung pada akhir pekan di Stadion RCDE, persaingan antara Barcelona dan Espanyol sekali lagi menjadi pusat perhatian.

Walaupun emosi biasanya memuncak ketika kedua tim bertemu, sejarah menunjukkan bahwa segelintir pemain telah mengenakan kedua kaus tersebut, sambil melewati tekanan, kebanggaan, dan ekspektasi yang datang saat melintasi batas kota.

Meski begitu, sorotan akhir pekan ini akan tertuju pada Joan Garcia, yang berani menukar seragam Espanyol dengan seragam Barcelona musim panas lalu, sebuah langkah yang bisa berdampak buruk pada akhir pekan ini.

Untuk itu, mari kita lihat tiga pemain terkenal yang pernah mewakili kedua tim.

Philippe Coutinho – Perhentian singkat sebelum panggung terbesar

Coutinho menghabiskan satu musim bersama Espanyol. (Foto oleh Alex Caparros/Getty Images)

Sebelum menjadi salah satu rekrutan termahal Barcelona, ​​Philippe Coutinho pertama kali merasakan sepak bola papan atas Spanyol di Espanyol.

Pemain Brasil ini bergabung dengan Espanyol dengan status pinjaman selama musim 2011-12 dari Inter, menggunakan perpindahan tersebut untuk beradaptasi dengan La Liga dan menemukan kembali kepercayaan dirinya.

Dia memainkan 16 pertandingan liga untuk Espanyol, menunjukkan kreativitas dan kecepatan yang kemudian menentukan tahun-tahun puncaknya.

Periode singkat itu terbukti krusial. Penampilan Coutinho menarik perhatian seluruh Eropa dan akhirnya membuatnya pindah ke Barcelona pada Januari 2018.

Di Barca, ia tampil di lebih dari 100 pertandingan di semua kompetisi, memenangkan gelar liga dan piala, meski waktunya di Camp Nou tidak pernah sesuai ekspektasi.

Namun, perjalanannya tetap menjadi contoh modern yang langka sebagai pemain yang mewakili tim derby Catalan.

Jordi Cruyff – Membawa nama terkenal di seluruh kota

Jordi Cruyff berada di Espanyol pada tahap akhir karirnya. (Kredit gambar: Shaun Botterill/Allsport)

Kepindahan Jordi Cruyff antara Barcelona dan Espanyol datang dengan bobot yang unik.

Sebagai putra Johan Cruyff, tahun-tahunnya di Barcelona selalu mendapat sorotan.

Jordi memainkan sekitar 54 pertandingan resmi untuk Barcelona antara tahun 1994 dan 1996, beroperasi terutama sebagai gelandang serang atau penyerang.

Setelah beberapa tahun di Manchester United dan kemudian Celta Vigo, ia bergabung dengan Espanyol pada tahun 2003.

Di sana, Jordi menemukan stabilitas dan kontinuitas, menjadi sosok kunci dalam satu-satunya musim ia berada di sana.

Dia kemudian membuat 30 penampilan untuk Espanyol, mencetak tiga gol.

Peralihannya menunjukkan bahwa, bahkan dengan ikatan keluarga yang erat dengan Barcelona, ​​​​jalur profesional bisa berubah secara tidak terduga.

Ivan de la Pena – Dari janji menjadi ikon

Ivan de la Pena menjadi starter di La Masia. (Kredit gambar: Foto Firo/ALLSPORT)

Kisah Ivan de la Pena mungkin yang paling simbolis.

Produk La Masia, ia pernah dipandang sebagai talenta lini tengah hebat Barcelona berikutnya.

Antara tahun 1995 dan 1998, ia memainkan sekitar 100 pertandingan untuk Barcelona, ​​​​tetapi konsistensi dan peluang sulit didapat selama era yang penuh gejolak di klub.

Warisannya benar-benar dibangun di Espanyol. Bergabung dengan mereka di awal tahun 2000an, De la Pena menjadi jantung tim.

Selama masa jabatannya yang berlangsung selama sembilan musim, ia membuat lebih dari 200 penampilan, mendapatkan status kapten dan pahlawan pemujaan.

Bagi banyak penggemar Espanyol, ia tetap menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam mereka, sebuah kasus langka di mana mantan pemain Barcelona menjadi ikon derby di tim lain.



Source link